Sri Mulyani Waspadai Dua Tantangan Ketidakpastian Global
Demi Ermansyah | 23 September 2024, 18:22 WIB

AKURAT.CO Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengaku meski ada sentimen positif dari penurunan suku bunga oleh The Fed, namun tantangan global masih cukup besar.
Di antaranya yakni konflik geopolitik yang semakin memanas serta stagnasi ekonomi di beberapa kawasan menjadi risiko negatif yang dapat menghambat pemulihan ekonomi dunia.
“Secara tidak langsung konflik-konflik ini meningkatkan risiko bagi perekonomian global, yang bisa berdampak pada ketidakstabilan pasar dan memperlambat pemulihan ekonomi,” jelasnya dalam konferensi pers APBN Kita, Senin (23/9/2024).
Sebagai contoh, lanjutnya, konflik yang berkelanjutan antara Rusia dan Ukraina serta meningkatnya tensi di Timur Tengah, terutama konflik antara Israel dan Hezbollah di Beirut, yang turut menciptakan ketidakpastian.
Selain itu, Sri Mulyani juga menyoroti stagnasi ekonomi di Eropa yang meski inflasinya menurun, tetap belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.
"Yang lebih memprihatinkan, menurutnya, adalah pertumbuhan ekonomi China yang diperkirakan tetap berada di bawah 5%, meskipun pemerintah Tiongkok telah melakukan berbagai upaya untuk memperbaikinya," paparnya.
Oleh karena itu, tambahnya, tekanan global ini akan terus memberikan tantangan bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









