AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto membubarkan Badan Kebijakan Fiskal (BKF) di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 158 Tahun 2024.
Perpres yang ditandatangani pada 5 November 2024 ini mengatur susunan baru organisasi Kemenkeu.
Dalam Bab III Perpres tersebut, BKF digantikan oleh Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal. Berdasarkan Pasal 13.
Ditjen ini nantinya akan bertugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan terkait strategi ekonomi dan fiskal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Direktorat baru ini dipimpin oleh seorang direktur jenderal (dirjen) yang melapor kepada Menteri Keuangan, dibantu oleh sekretariat dan maksimal enam direktorat.
Selain itu, Prabowo juga membentuk Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, yang diatur dalam Bagian Kesebelas Perpres tersebut.
Dengan tambahan dua direktorat baru, kini Menteri Keuangan Sri Mulyani memiliki sembilan direktorat jenderal yang membantunya dalam tugas kementerian, dibandingkan sebelumnya yang berjumlah tujuh.
Berikut struktur baru Kementerian Keuangan:
- Sekretariat Jenderal
- Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (baru)
- Direktorat Jenderal Anggaran
- Direktorat Jenderal Pajak
- Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
- Direktorat Jenderal Perbendaharaan
- Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
- Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
- Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko
- Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (baru)
- Inspektorat Jenderal
- Badan Teknologi, Informasi, dan Intelijen Keuangan (baru)
- Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (baru)
- Staf Ahli di berbagai bidang termasuk peraturan pajak, penerimaan negara, hingga ekonomi makro (baru)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










