Melambat di 3 Kuartal Pertama, Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI 2024 Tembus 5 Persen
Demi Ermansyah | 6 Januari 2025, 16:40 WIB

AKURAT.CO Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati beberapa waktu lalu kembali memberikan gambaran terkini tentang kondisi ekonomi Indonesia sepanjang 2024 yang diwarnai berbagai tantangan.
Dimana menurut Menkeu Sri, pertumbuhan ekonomi diperkirakan hanya akan mencapai 5%, lebih rendah dari target APBN sebesar 5,2%. Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa pertumbuhan pada tiga kuartal pertama tahun ini menunjukkan tren perlambatan, yakni 5,11% pada kuartal I, 5,05% di kuartal II, dan 4,95% di kuartal III.
"Nah, untuk kuartal IV masih kami perkirakan di angka 5 persen, sehingga total pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun ini tetap di kisaran 5 persen," ujarnya saat konferensi pers bersama media di Jakarta, Senin (6/1/2024).
Kemudian, lanjut Menkeu Sri, meski inflasi sepanjang tahun tercatat hanya 1,57%, jauh di bawah asumsi APBN sebesar 2,8%, tekanan justru datang dari nilai tukar rupiah. Dimana kurs rupiah berada di angka Rp16.162/USD, melampaui asumsi APBN sebesar Rp15.000/USD.
"Tekanan nilai tukar dipicu oleh kebijakan global seperti kenaikan Fed fund rate, penguatan dolar AS, dan arus modal keluar (capital outflow)," ungkapnya.
Selain itu, Sri Mulyani juga mencatat realisasi Yield Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun berada di angka 7% lebih tinggi dibanding asumsi APBN sebesar 6,7%.
Harga minyak mentah Indonesia (ICP) rata-rata hanya mencapai USD71,6 per barel, di bawah target APBN sebesar USD82 per barel. Sementara itu, lifting minyak hingga November hanya 571,7 ribu barel per hari dari target 635 ribu barel per hari. "Lifting gas juga belum mencapai target. Dari asumsi 1.033 ribu barel setara minyak per hari, realisasinya hanya 973 ribu barel per hari," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








