Tak Main-Main! AS Jatuhkan Sanksi Hingga 200 Persen Untuk Kategori Alkohol Asal Uni Eropa

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali memicu ketegangan dagang dengan mengancam akan mengenakan tarif 200 persen pada anggur, cognac, dan alkohol lainnya yang diimpor dari Eropa.
Langkah ini menjadi bagian dari eskalasi perang dagang yang berisiko mengganggu stabilitas ekonomi global.
Dikutip dari laman Reuters, ancaman tersebut muncul sebagai respons terhadap rencana Uni Eropa (UE) yang berencana mengenakan tarif pada wiski Amerika bulan depan.
Kebijakan UE ini sendiri merupakan balasan terhadap tarif 25% yang sebelumnya diterapkan Trump pada impor baja dan aluminium.
Baca Juga: Imbas Perang Dagang Trump, Sri Mulyani: Tak Ada Lagi Konsep Teman
Hingga kini, Komisi Eropa belum memberikan tanggapan resmi terkait ancaman Trump. Namun, bea masuk sebesar 50% yang direncanakan terhadap bourbon Amerika telah memicu kekhawatiran di industri minuman beralkohol.
Menurut Dewan Minuman Beralkohol AS, Uni Eropa (UE) menyumbang sekitar 40% dari total ekspor minuman beralkohol Amerika pada tahun 2023.
Di sisi lain, Amerika Serikat juga memiliki peran penting dalam perdagangan alkohol Eropa. Berdasarkan data Eurostat, AS menyumbang 31% dari ekspor anggur dan minuman beralkohol Uni Eropa.
Jika tarif tinggi ini diterapkan, dampaknya bisa meluas ke berbagai sektor, termasuk distribusi dan perdagangan internasional.
Baca Juga: Terlalu Banyak Executive Order dari Trump, Rupiah Kian Terjepit
Para pelaku industri pun mendesak pemerintah di kedua belah pihak untuk meredakan ketegangan dan mencari solusi yang lebih menguntungkan.
Bahkan Asosiasi industri alkohol Eropa spiritsEurope menyatakan, "Siklus pembalasan ini harus diakhiri sekarang!"
Trump beralasan bahwa kebijakan tarif ini diperlukan untuk melindungi industri AS yang terdampak globalisasi. Namun, langkah ini justru berisiko memperburuk hubungan dagang internasional dan memicu ketidakpastian ekonomi global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









