Ekonomi RI Tahan Banting, Moody's Beri Penilaian Positif
Demi Ermansyah | 21 Maret 2025, 23:56 WIB

AKURAT.CO Kepercayaan lembaga pemeringkat internasional Moody’s terhadap ketahanan ekonomi Indonesia menjadi bukti bahwa fundamental ekonomi Tanah Air masih solid meski dunia dihadapkan pada ketidakpastian global.
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menegaskan bahwa penilaian positif ini mencerminkan keyakinan dunia internasional terhadap perekonomian Indonesia yang tetap kuat.
"Ini menunjukkan bahwa kebijakan yang kita ambil selama ini berada di jalur yang tepat, baik dalam menjaga stabilitas makroekonomi maupun mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan," ujar Perry dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (22/3/2025).
Usut punya usut, Moody’s menilai ekonomi Indonesia tetap resiliensi karena beberapa faktor utama, di antaranya stabilitas nilai tukar rupiah yang terus dijaga oleh BI untuk memitigasi dampak ketidakpastian global.
Adanya dukungan terhadap pembiayaan ekonomi, melalui Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) guna mempercepat pertumbuhan ekonomi.
Serta Transformasi digital yang semakin masif diterapkan oleh pemerintah dan sektor keuangan untuk meningkatkan efisiensi dan hilirisasi ketahanan pangan, sebagai strategi jangka panjang untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Lebih lanjut, Perry menegaskan bahwa sinergi BI dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) terus diperkuat guna menjaga stabilitas keuangan.
"Kolaborasi ini menjadi kunci agar Indonesia tetap menjadi tujuan investasi yang menarik di tengah tantangan global," tambahnya.
Oleh sebab itu, lanjut Perry, Bank Indonesia dan pemerintah akan terus memperkuat koordinasi kebijakan agar perekonomian tetap tumbuh stabil. Salah satu upaya yang sedang dilakukan adalah melalui program Astacita, yang berfokus pada peningkatan daya saing ekonomi dan keberlanjutan pertumbuhan.
“Kami optimistis, dengan kombinasi kebijakan yang tepat dan komitmen yang kuat, ekonomi Indonesia akan semakin solid dan mampu menghadapi tantangan global ke depan,” tukas Perry.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









