Mendag Optimistis Harbolnas Berkontribusi Signifikan ke Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025
Hefriday | 4 Desember 2025, 16:09 WIB

AKURAT.CO Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) kembali menjadi instrumen strategis untuk menggerakkan konsumsi masyarakat di penghujung tahun.
Ajang diskon belanja terbesar nasional itu diproyeksikan memberi dorongan signifikan pada pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025.
“Harbolnas menjadi salah satu strategi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal 4. Ini bukan sekadar perayaan belanja, tetapi stimulus untuk meningkatkan daya beli masyarakat menjelang akhir tahun,” ujar Budi Santoso di Jakarta, Kamis (4/12/2025).
Tahun ini, Harbolnas 2025 akan digelar selama sepekan penuh, mulai 10 hingga 16 Desember, dengan puncak acara pada Jumat, 12 Desember. Periode tersebut dipilih untuk memberikan ruang lebih besar bagi konsumen dan pelaku usaha memaksimalkan transaksi.
Pemerintah menilai Harbolnas bukan hanya kegiatan promosi, melainkan bagian dari upaya memperkuat ekosistem perdagangan elektronik nasional. Kegiatan ini diharapkan menjadi panggung bagi produk dalam negeri untuk tampil lebih dominan di pasar digital yang terus tumbuh.
Menurut Mendag, kontribusi Harbolnas terhadap transaksi perdagangan elektronik terus menunjukkan tren peningkatan. Pada 2024, total penjualan selama Harbolnas mencapai Rp31,2 triliun, tumbuh 22% dibanding tahun sebelumnya. Dari total transaksi itu, produk lokal menyumbang Rp16,1 triliun atau sekitar 52%.
Pada penyelenggaraan tahun ini, pemerintah menargetkan peningkatan transaksi sebesar 5–10%. Dengan demikian, nilai transaksi Harbolnas 2025 diperkirakan dapat mencapai Rp33–34 triliun, atau naik sekitar 10% dari capaian tahun lalu.
Budi menegaskan, untuk memenuhi target tersebut dibutuhkan sinergi erat antara pemerintah, pelaku industri, dan pelaku usaha, terutama yang bergerak di sektor digital.
Kerja sama lintas pihak menjadi kunci untuk memperluas partisipasi dan memperkuat rantai pasok perdagangan online. Wujud kolaborasi itu antara lain terlihat melalui rangkaian acara Road to Harbolnas yang telah diselenggarakan sejak awal tahun.
Program tersebut mencakup pelatihan bagi 500 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu meningkatkan kualitas produk dan strategi pemasaran digital.
“Kami mengharapkan momentum Harbolnas ini dapat dimanfaatkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat branding produk lokal, memberikan tempat yang lebih besar bagi produk Indonesia, dan membangun keberdayaan masyarakat terhadap produk dalam negeri,” kata Budi.
Pemerintah juga memastikan dukungan infrastruktur digital, termasuk logistik dan sistem pembayaran, terus diperkuat agar transaksi selama Harbolnas berjalan lancar. Dengan peningkatan kapasitas tersebut, Harbolnas diharapkan tidak hanya meningkatkan konsumsi, tetapi juga memperluas akses pasar bagi UMKM.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








