Perkuat Narasi Ekonomi, Pemerintah Bidik Stakeholder Global

AKURAT.CO Pemerintah menyiapkan strategi komunikasi internasional untuk memperkuat persepsi pasar terhadap kondisi perekonomian nasional.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyebut langkah tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Arahan itu disampaikan dalam diskusi bersama jajaran menteri dan kepala lembaga ekonomi seusai Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta.
Baca Juga: Rencana Alih Tambang Martabe Agincourt Resources ke Pemerintah, Rosan Bilang Begini
Rosan mengatakan, pemerintah melihat masih banyak kebijakan dan reformasi yang dinilai positif, namun belum sepenuhnya dipahami oleh pemangku kepentingan global.
“Banyak sekali kebijakan kita yang sudah positif, tetapi perlu disosialisasikan lebih luas lagi kepada dunia luar,” kata Rosan.
Ia menjelaskan, sosialisasi akan menyasar lembaga pemeringkat, investor, serta pelaku pasar global lainnya. Pemerintah akan membentuk tim khusus yang terdiri dari Kemenko Perekonomian, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, dan Bursa Efek Indonesia.
Tim ini akan melakukan roadshow secara berkala guna menyampaikan perkembangan reformasi kebijakan, regulasi, serta upaya pemerintah dalam meningkatkan iklim investasi.
Baca Juga: Rosan: SWF Dunia Umumnya Punya Saham Bursa, Danantara Kaji BEI
Menurut Rosan, langkah tersebut juga menjadi ruang dialog untuk menerima masukan dari pasar global.
Dengan komunikasi yang lebih intensif, pemerintah berharap persepsi terhadap stabilitas dan prospek ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah dinamika global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








