Akurat
Pemprov Sumsel

Realisasi Investasi Semester I-2025 Naik ke Rp942,9 Triliun, Ciptakan 1,26 Juta Lapangan Kerja

Dedi Hidayat | 29 Juli 2025, 15:31 WIB
Realisasi Investasi Semester I-2025 Naik ke Rp942,9 Triliun, Ciptakan 1,26 Juta Lapangan Kerja

AKURAT.CO Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi semester I-2025 mencapai Rp942,9 triliun atau naik 13,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani menyebut capaian ini telah memenuhi hampir separuh dari target tahunan sebesar Rp1.905,6 triliun.

“Realisasi investasi di semester pertama ini adalah Rp942,9 triliun atau peningkatan 13,6 persen. Dan ini sangat sesuai dengan rencana yang kita jalankan," kata Rosan dalam konferensi pers, Selasa (29/7/2025).

Rosan menekankan bahwa aspek yang paling penting dari capaian ini adalah penyerapan tenaga kerja. Dalam enam bulan pertama 2025, investasi yang masuk berhasil menciptakan 1.259.868 lapangan kerja baru.

"Ini adalah angka tenaga kerja yang tercipta hanya dari semester pertama saja. Artinya, dampak langsung dari investasi terhadap masyarakat sangat nyata," tambahnya.

Baca Juga: BKPM: Investasi Hilirisasi Kuartal II-2025 Capai Rp144,5 Triliun

Dari sisi asal investasi, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) masih mendominasi dengan kontribusi sebesar Rp510,3 triliun atau 54,1%.

Sedang untuk Penanaman Modal Asing (PMA) Rosan menyebut sektor tersebut berkontribusi Rp432,6 triliun atau 45,9%dari total realisasi.

Rosan menilai bahwa kombinasi antara investasi asing dan domestik ini sangat positif. Dirinya menekankan pentingnya keseimbangan, sekaligus menyoroti kekuatan investor dalam negeri.

"PMDN punya nilai strategis karena mereka memahami karakter pasar lokal dan mampu menciptakan nilai tambah yang tinggi. Ini adalah bukti bahwa kepercayaan pelaku usaha dalam negeri terhadap prospek ekonomi nasional terus menguat," katanya.

Di sisi lain, Rosan mencatat bahwa sebaran investasi antara wilayah Jawa dan luar Jawa selama semester pertama tahun 2025 berlangsung relatif merata, dengan luar Jawa sedikit lebih tinggi dalam hal nilai realisasi.

Eks Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat ini menyampaikan bahwa total investasi di luar Jawa tercatat sebesar Rp476 triliun, atau setara dengan 50,5% dari total investasi nasional. Sementara itu, wilayah Jawa menyumbang Rp466 triliun, atau 49,5%.

"Sebaran lokasi sebenarnya hampir sama, bedanya tipis saja. Tapi luar Jawa alhamdulillah sedikit lebih tinggi, yaitu sekitar Rp476 triliun dibanding Rp466 triliun di Jawa," tukas Rosan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.