Dradjad Hari Wibowo Dilantik Jadi Wamenko Perekonomian, Ekonom Soroti Tantangan Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

AKURAT.CO Ekonom menilai target pertumbuhan ekonomi 6% masih terbuka. Daya beli, belanja negara, investasi, hingga risiko geopolitik menjadi tantangan pemerintah. Target pertumbuhan ekonomi sebesar 6% menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi pemerintah.
Kehadiran ekonom Dradjad Hari Wibowo di kabinet sebagai Wamenko Perekonomian dinilai dapat membantu pemerintah menyusun dan mengawal kebijakan untuk mencapai target tersebut.
Pengamat Pasar Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi menilai, target pertumbuhan ekonomi 6% masih memungkinkan dicapai apabila sejumlah komponen utama pertumbuhan dapat terus dijaga. Menurutnya, daya beli masyarakat menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperkuat pemerintah.
Baca Juga: Reshuffle Kabinet Momentum Pemerintah Perkuat Kinerja dan Pastikan Asta Cita Berjalan Konkret
"Jadi, sebenarnya pertumbuhan ekonomi 6% ini saat ini bisa saja terjadi ya, di 6 persen karena pembentukannya adalah daya beli masyarakat yang begitu besar, kemudian belanja negara juga tinggi, baru yang ketiga investasi," kata Ibrahim kepada Akurat.co, Kamis (1/10/2026).
Menurut Ibrahim, masuknya Dradjad Hari Wibowo sebagai ekonom ke dalam jajaran pemerintahan diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap upaya mencapai target pertumbuhan tersebut.
"Masuknya Pak Dradjad Hari Wibowo, seorang ekonom, masuk ke kabinet, diharapkan bisa membantu untuk pertumbuhan ekonomi itu bisa di 6%," ujarnya.
Ibrahim mengatakan tantangan berikutnya adalah memastikan kebijakan pemerintah mampu mendorong aktivitas ekonomi, khususnya melalui kebijakan fiskal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, koordinasi antara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Keuangan menjadi penting karena kebijakan fiskal memiliki pengaruh terhadap konsumsi masyarakat maupun aktivitas ekonomi secara keseluruhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










