Operasi Keselamatan 2024 Bukan untuk Cari-cari Kesalahan Pengendara
Dwana Muhfaqdilla | 4 Maret 2024, 20:08 WIB

AKURAT.CO Polda Metro Jaya memulai Operasi Keselamatan 2024 dengan melakukan sosialisasi kepada warga ibu kota, Senin (4/3/2024).
Kasie Dikmas Subdit Kamsel Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Heri Arman, mengatakan, salah satu lokasi sosialisasi adalah Terminal Blok M dengan memberikan brosur dan imbauan kepada pengemudi serta penumpang angkutan umum.
"Kami mengharapkan kerja sama dari semua pihak, baik pengemudi maupun penumpang, untuk mematuhi aturan lalu lintas. Dan tidak melakukan hal-hal yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain," katanya.
Selain Terminal Blok M, sosialisasi juga digelar di Halte CSW dan Bundaran Senayan, yang merupakan titik padat lalu lintas di Jakarta.
Pada lokasi tersebut, petugas membentangkan spanduk bertuliskan Operasi Keselamatan Jaya 2024 dan mengimbau pengendara untuk berhati-hati dan tertib di jalan.
"Kami mengingatkan kepada pengguna jalan KR 2 (motor) dan KR 4 (mobil) untuk selalu menggunakan helm dan sabuk pengaman. Tidak melawan arus, tidak menggunakan handphone saat berkendara, tidak menerobos lampu merah, tidak melanggar marka jalan dan tidak mengemudi dalam keadaan mabuk," jelas Heri.
Ditekankan, Operasi Keselamatan 2024 bukan untuk mencari-cari kesalahan pengendara tetapi mencegah dan menekan angka kecelakaan serta pelanggaran.
Juga meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.
Operasi Keselamatan 2024 akan berlangsung selama 14 hari hingga tanggal 17 Maret.
"Kami berharap operasi ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga mereka lebih sadar dan patuh terhadap aturan lalu lintas. Dengan demikian, kita dapat menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, lancar dan nyaman bagi semua pengguna jalan," Heri berpesan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








