Amankan Unjuk Rasa di Depan Gedung KPU hingga Bawaslu, Polisi Kerahkan 3.364 Personel Gabungan
Dwana Muhfaqdilla | 18 Maret 2024, 13:55 WIB

AKURAT.CO Polisi mengerahkan 2.364 personel gabungan dalam mengamankan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR RI, KPU hingga Bawaslu pada hari ini, Senin (18/3/2024).
Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengatakan, personel gabungan ini berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI dan instansi terkait.
"Di DPR/MPR RI melibatkan 1.087 personel, di Bawaslu melibatkan 507 personil dan KPU RI melibatkan 770 personel," kata Susatyo dalam keterangannya.
Lebih lanjut, para personel gabungan, nantinya akan berjaga di depan gedung terkait demo tersebut. Hal ini guna mengantisipasi massa merusak pagar gedung dan membakar ban.
Kemudian, penutupan atau pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional. Sebab, akan diberlakukan tergantung dengan perkembangan situasi di lapangan.
"Kita lihat nanti jumlah massanya, bila nanti di depan DPR/MPR RI massanya cukup banyak, dan eskalasi meningkat, maka arus lintas yang akan mengarah ke depan Gedung DPR/MPR, KPU dan Bawaslu akan kami alihkan," ujarnya.
Kemudian, Susatyo menegaskan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan untuk tidak terprovokasi, selalu bertindak persuasif, mengedepankan negosiasi, pelayanan serta humanis.
Selain itu, dia mengimbau kepada para korlap dan orator untuk melakukan orasi dengan santun dan tidak memprovokasi massa.
“Lakukan aksi unjuk rasa dengan damai, tidak memaksakan kehendak, tidak anarkis dan tidak merusak fasilitas umum. Hormati dan hargai pengguna jalan yang lain yang akan melintas," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








