Jasa Marga Berlakukan Contraflow di KM 55-65 Tol Japek Hari Ini

AKURAT.CO Rekayasa lalu lintas contraflow satu lajur telah diterapkan pada KM 55 sampai KM 65 tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada hari ini, Kamis (11/4/2024).
VP Corporate Secretary and Legal PT Jasa Marga Transjawa Tol (JTT), Ria Marlinda Paallo mengatakan, penerapan rekayasa lain ini dilakukan karena volume kendaraan yang masih cukup tinggi pada hari kedua Lebaran.
Baca Juga: Polisi Tetap Berlakukan Contraflow untuk Arus Balik Lebaran 2024, Ini Alasannya
"PT JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mengantisipasi perjalanan, memastikan kendaraan dalam keadaan prima dan saldo uang elektronik cukup," kata Ria dalam keterangan resminya.
"Serta mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan serta membawa bekal untuk menghindari kepadatan di rest area," tambahnya.
Kemudian, dirinya mengungkapkan, pengguna jalan tol juga bisa memperbarui informasi perjalanan dengan mengunduh aplikasi Travoy 4.2 untuk mendapatkan atau terus memperbarui informasi mengenai lalu lintas terkini.
"Atau menghubungi One Call Center 24 jam Jasa Marga di nomor 14080 untuk mendapatkan informasi lalu lintas terkini," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








