Heru Budi Minta Anak-anak Korban Kebakaran di Manggarai Tetap Bisa Sekolah

AKURAT.CO Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, meminta anak-anak korban kebakaran di RW 06 dan RW 12, Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan dapat bersekolah.
"Saya minta anak-anak tetap sekolah," kata Heru Budi saat meninjau posko pengungsian korban kebakaran Manggarai, di area parkir Pasaraya Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2024).
Dari hasil tinjauan dan berbincang dengan para pengungsi, Heru menyampaikan, air menjadi salah satu kebutuhan yang sangat diperlukan. Oleh karena itu, dia menginstruksikan BUMD PAM Jaya untuk mengirim truk tangki air ke lokasi pengungsian dan toilet mobile.
"Tadi diperlukan air bersih sampai toilet mobile, tadi saya sudah instruksikan PAM Jaya untuk siapkan dan tambah fasilitasnya. Saya akan koordinasikan lintas Perangkat Daerah untuk mempercepat penanganan," ujarnya.
Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Buka Posko Penanganan Dokumen Korban Kebakaran Manggarai
Menurutnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta juga sudah turun memantau kondisi kesehatan warga yang mengungsi. "Semua jajaran sudah turun untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada warga yang terkena musibah ini," ujarnya.
Dia menambahkan, tenda pengungsian yang digunakan warga juga dalam kondisi baik. Suplai makanan tiga kali sehari pun dinilai Pj Heru sudah memadai.
"Yang penting, saya pesankan kepada Sudin Kesehatan untuk perhatikan kondisi anak-anak. Tadi saya lihat tidak ada pengungsi yang berusia balita," tuturnya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mencatat, terdapat 365 siswa yang terdampak dalam kebakaran di pemukiman penduduk di Jalan Dr. Saharjo, Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.
"Kami tadi sudah mengumpulkan seluruh kepala sekolah yang terdampak, totalnya ada 57 kepala sekolah dan ada 365 siswa yang terdampak mengungsi," kata Kepala Dinas Pendidikan Jakarta, Budi Awaludin, kepada wartawan di SDN 05 Manggarai, Rabu (14/8/2024).
Budi menjelaskan, ratusan siswa terdampak itu terdiri dari siswa SD, SMP, dan SMA yang mana rumah mereka ludes dilalap api saat kebakaran. Setelah rapat, pihaknya memutuskan untuk membuka donasi untuk para siswa tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







