Akurat
Pemprov Sumsel

Pasar Induk Kramat Jati Terbakar, Pemprov Jakarta Siapkan Tempat Relokasi untuk Pedagang

Citra Puspitaningrum | 15 Desember 2025, 13:34 WIB
Pasar Induk Kramat Jati Terbakar, Pemprov Jakarta Siapkan Tempat Relokasi untuk Pedagang

AKURAT.CO Kebakaran besar melanda kawasan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (15/12/2025) pagi. Akibatnya, 350 lapak buah yang terletak di Blok C2 hangus terbakar. 

Atas kejadian ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menyiapkan rencana relokasi bagi pedagang yang terdampak kebakaran. Sehingga aktivitas perdagangan tetap berjalan di tengah proses penanganan pascakebakaran.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menginstruksikan jajaran terkait untuk segera berkoordinasi dengan pengelola pasar, aparat wilayah, serta instansi teknis guna menyiapkan lokasi relokasi yang aman dan layak bagi pedagang terdampak. Relokasi juga dibarengi dengan penyaluran logistik darurat.

Baca Juga: Bos Terra Drone Jadi Tersangka, Unsur Kelalaian Jadi Penyebab Kebakaran Maut

"Untuk relokasi pedagang terdampak dan distribusi logistik darurat akan kami koordinasikan dengan PD Pasar Jaya dan kelurahan setempat," kata Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, saat dikonfirmasi, Senin (15/12/2025).

Pemprov Jakarta menegaskan, pemulihan dilakukan secara bertahap agar roda perekonomian tidak terhenti terlalu lama. Pasar Induk Kramat Jati dinilai sebagai pusat distribusi pangan strategis bagi Jakarta, dan wilayah sekitarnya sehingga penanganan darurat menjadi prioritas.

Baca Juga: Pramono Anung Perintahkan Audit SLF Seluruh Gedung di Jakarta, Antisipasi Kebakaran

"Gubernur Jakarta telah menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah provinsi untuk segera mengoordinasikan upaya penanganan darurat, mengingat kawasan ini merupakan pusat distribusi pangan yang vital bagi masyarakat Jakarta," kata Chico.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 07.24 WIB dan diduga bermula dari area los buah. Api cepat merambat karena banyaknya material semi permanen yang mudah terbakar. Dalam peristiwa tersebut, warga dan pedagang sempat panik setelah terdengar dua kali suara ledakan.

"Meski sempat berkobar, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa," ujar Chico. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.