Paus Fransiskus Akan Kunjungi Gereja Katedral Sore Ini, Berikut Rekayasa Lalu Lintasnya

AKURAT.CO Pemimpin Vatikan, Paus Fransiskus, menjalani serangkaian kegiatan di Indonesia, diantaranya kunjungan ke Istana Negara dan Gereja Katedral yang dilaksanakan pada Rabu (4/9/2024). Dalam kunjungannya ini, polisi mempersiapkan sejumlah pengamanan.
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman mengatakan, pengamanan ini pun dilakukan dalam bentuk rekayasa lalu lintas (lalin), dimulai dari Kedubes Vatikan di mana dia menginap sampai ke Istana Negara dan Gereja Katedral.
"Sehingga nanti jalur rute yang dari (Dubes) Vatikan menuju Istana, setelah itu menuju Katedral, tentunya ada beberapa pengalihan arus yang akan kami lakukan," kata Latif kepada wartawan.
"Khususnya memang di sekitaran itu khususnya di Harmoni. Di Harmoni kami akan melakukan rekayasa lalu lintas dan juga di Tugu Tani, kami akan melakukan rekayasa lalu lintas, begitu juga di Bundaran Patung Kuda, kami juga akan melakukan rekayasa lalu lintas," imbuhnya.
Baca Juga: Catat! Ini Rute Drop Off untuk Peserta Misa Akbar Paus Fransiskus di GBK
Meski begitu, skema rekayasa lalu lintas berupa penutupan jalur nantinya bersifat situasional, tergantung dengan situasi yang ada dan rute yang dilewati Paus Fransiskus. Seperti halnya kedatangan Paus pada Selasa, (3/9/2024) kemarin.
"Jadi pada saat diinformasikan Paus Fransiskus sudah mendarat di Bandara, jalur mulai dari Soekarno-Hatta, Tol Sedyatmo, Tol Dalam Kota, Jalur Sudirman-Thamrin, sampai dengan Dubes Vatikan, kami akan melakukan clear, yaitu pada saat Paus mendekati sekitar radius 1 KM (kilometer), kami sudah melakukan clear daripada seluruh kendaraan yang ada," tutur Latif.
Berikut rincian rekayasa lalu lintas selengkapnya:
1. Lalu lintas dari Selatan (Bundaran HI, Tanah Abang, Kebon Sirih, Budi Kemuliaan) menuju Timur (Stasiun Senen) dapat melalui jalan Thamrin sisi Barat - Jalan Medan Merdeka Barat sisi Barat - Jalan Majapahit - Jalan Juanda - Jalan Pos - Gunung Sahari - dan seterusnya.
2. Lalu lintas dari Timur (Menteng) menuju ke Barat (Tanah Abang) dapat menggunakan Jalan Hos Cokroaminoto - Jalan Wahid Hasyim - Jalan Mas Mansyur - dan seterusnya.
Terkait pengamanan di Gereja Katedral, polisi mempersiapkan kurang lebih 700 personel gabungan dari TNI-Polri. Pengamanan pun dilakukan menggunakan model ring, pada setiap ring terdapat sejumlah personel yang bertugas.
Sebagai informasi, dalam lawatannya hari ini, Paus Fransiskus terlebih dahulu bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, pada pukul 10.00 WIB. Lawatan tersebut dilanjutkan dengan bertemu bersama sejumlah pejabat pemerintahan serta tokoh-tokoh masyarakat di Aula Istana Negara.
Siang harinya pada pukul 11.30 WIB, Paus mengunjungi Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta untuk melakukan pertemuan pribadi dengan anggota Serikat Jesuit di Apostolic Nunciature di kantor Kedutaan Besar Vatikan, Jakarta.
Barulah pada pukul 16.30 WIB, Paus melawat ke Gereja Katedral untuk bertemu dengan para uskup, imam, diakon, biaran-biarawati, seminaris, dan katekis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








