Jakarta Jadi Sorotan Dunia, Pramono Diundang PBB Berkat Ekonomi Inklusif dan Transportasi Terintegrasi

AKURAT.CO Jakarta tak lagi sekadar ibu kota penuh kemacetan dan hiruk-pikuk urbanisasi. Di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung, kota ini justru menorehkan prestasi hingga diakui dunia internasional.
Salah satunya, dengan diundangnya Jakarta dalam forum bergengsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat.
Dalam kunjungannya ke Pasar Santa, Jakarta Selatan, Selasa (22/7/2025), Pramono mengungkapkan dua capaian utama yang membuat Jakarta diundang menjadi pembicara di forum global tersebut.
“Kenapa Jakarta diundang hadir di forum yang sangat terhormat dan bergengsi itu? Karena dua hal,” ujar Pramono kepada awak media.
Menurutnya, keberhasilan pertama adalah capaian pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan, terutama dalam mendukung kelompok rentan seperti perempuan dan penyandang disabilitas.
Baca Juga: Puan Minta Evaluasi Menyeluruh Usai KM Barcelona V Terbakar: Laut Bukan Ladang Tragedi!
Program pemberdayaan dan perlindungan sosial yang dijalankan Pemprov Jakarta dinilai berhasil menciptakan pemerataan dan kemandirian ekonomi.
“Pertumbuhan ekonomi rakyat yang inklusif itu yang dinilai dunia internasional bisa menjadi role model,” jelasnya.
Capaian kedua adalah reformasi besar-besaran dalam sistem transportasi publik Jakarta. Berbagai moda angkutan massal, mulai dari MRT, LRT, Transjakarta, KRL, hingga Transjabodetabek, kini makin terintegrasi dalam satu sistem terpadu.
Transformasi itu membuahkan hasil signifikan. Tingkat kemacetan Jakarta yang semula masuk 10 besar kota termacet dunia kini turun drastis ke peringkat 90 versi TomTom Traffic Index.
“Dunia melihat perubahan itu. Efisiensi transportasi dan penurunan kemacetan menjadi indikator keberhasilan tata kelola kota,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pramono menyebut lawatannya ke New York juga dimanfaatkan untuk memperkuat jejaring kerja sama dengan kota-kota maju seperti Heidelberg (Jerman) dan Buenos Aires (Argentina).
Kolaborasi ini ditujukan untuk mendorong Jakarta masuk dalam jajaran 50 kota global terbaik dalam indeks kota berkelanjutan dan layak huni.
Baca Juga: DPR: Larangan Study Tour Tak Bisa Sepihak, Perlu Solusi Edukatif dan Bijak
“Jakarta telah berubah. Dan yang lebih membanggakan, dunia kini memperhatikannya,” pungkas Pramono.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








