Lawan Polusi dan Perubahan Iklim, PIK Hadirkan Solusi Hijau Lewat Pohon Trembesi hingga Mangrove

AKURAT.CO Pantai Indah Kapuk (PIK) menghadirkan solusi berbasis alam di tengah meningkatnya polusi udara dan ancaman perubahan iklim di kawasan perkotaan.
Melalui integrasi ruang hijau, kawasan ini mengandalkan penanaman pohon trembesi serta pelestarian hutan mangrove untuk meningkatkan kualitas lingkungan.
Pohon trembesi menjadi elemen kunci dalam upaya tersebut.
Dikenal sebagai salah satu pohon dengan kemampuan serap karbon tinggi, satu pohon dewasa mampu menyerap hingga sekitar 28,5 ton karbon dioksida per tahun.
Kapasitas ini dinilai efektif dalam membantu menekan emisi di wilayah urban yang padat aktivitas.
Tak hanya berfungsi secara ekologis, trembesi juga berperan dalam menciptakan mikroklimat yang lebih nyaman.
PIK menghadirkan solusi berbasis alam di tengah meningkatnya polusi udara dan ancaman perubahan iklim di kawasan perkotaan.
Dengan tinggi mencapai 25 meter dan tajuk yang dapat melebar hingga 30 meter, pohon ini mampu menghadirkan area teduh yang luas sekaligus menurunkan suhu sekitar.
Baca Juga: Prabowo dan PM Anwar Ibrahim Diagendakan Bertemu dalam Waktu Dekat
Dampaknya, efek pulau panas perkotaan dapat ditekan.
Keunggulan lainnya, trembesi dikenal tahan terhadap berbagai kondisi cuaca ekstrem, baik panas maupun hujan.
Dengan usia yang dapat mencapai puluhan hingga ratusan tahun, pohon ini menjadi pilihan vegetasi jangka panjang yang berkelanjutan.
Melalui langkah ini, PIK menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kawasan modern yang tidak hanya fokus pada pembangunan, tetapi juga menjaga keseimbangan lingkungan demi masa depan yang lebih hijau.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









