Soroti Kinerja PAM Jaya, IPR Minta Pramono Evaluasi Arief Nasrudin

AKURAT.CO Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dinilai perlu melakukan regenerasi kepemimpinan di PT PAM Jaya, termasuk mengevaluasi Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, mengatakan, penyegaran di jajaran direksi diperlukan untuk meningkatkan kinerja perusahaan daerah tersebut dalam memberikan layanan air bersih kepada masyarakat.
"Sudah saatnya dilakukan regenerasi kepemimpinan di PAM Jaya. Direksi harus dievaluasi secara menyeluruh agar perusahaan memiliki energi baru dalam menjawab tantangan pelayanan air bersih di Jakarta," kata Iwan kepada wartawan, Kamis (16/7/2026).
Ia menilai selama dipimpin Arief Nasrudin, PAM Jaya belum mampu memenuhi ekspektasi masyarakat.
Sejumlah persoalan, mulai dari kualitas pelayanan hingga dugaan kasus korupsi di perusahaan, dinilai menjadi alasan perlunya evaluasi kepemimpinan.
"Pelayanan air bersih masih menjadi pekerjaan rumah yang besar. Karena itu diperlukan kepemimpinan baru yang memiliki visi, strategi, dan kemampuan manajerial yang kuat untuk mempercepat perbaikan layanan kepada masyarakat," ujarnya.
Iwan menegaskan, pemimpin PAM Jaya ke depan harus memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang pengelolaan air minum serta perusahaan pelayanan publik.
"BUMD yang mengelola kebutuhan dasar masyarakat harus dipimpin figur yang memiliki kompetensi dan kapabilitas sesuai bidangnya. Tantangan pengelolaan air bersih membutuhkan kepemimpinan yang memahami sektor tersebut secara mendalam," katanya.
Baca Juga: 55 Ribu Pelanggan PAM Jaya Bersiap, Pasokan Air Bakal Terganggu Enam Hari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







