Pramono Beri Ruang Dai dan Mubalig Berdakwah di Masjid-masjid Milik Pemprov DKI

AKURAT.CO Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan para lulusan Pendidikan Kader Mubalig (PKM) akan mendapat kesempatan berdakwah di masjid-masjid milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Kesempatan tersebut juga akan diperluas melalui kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI).
Komitmen itu disampaikan Pramono saat melepas 65 wisudawan PKM Angkatan XXXII Tahun 2025 sekaligus menyambut 75 mahasiswa baru PKM Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Jumat (17/7/2026).
Pramono mengatakan, Pemprov DKI ingin memastikan para alumni PKM tidak hanya menyelesaikan pendidikan, tetapi juga memiliki ruang pengabdian yang nyata di tengah masyarakat.
"Kami akan memberikan ruang agar para dai, mubalig, dan mubaligah yang telah menyelesaikan pendidikan ini dapat berkiprah di masjid-masjid milik Pemprov DKI Jakarta maupun melalui kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia. Saya meyakini kesempatan ini akan membuat mereka berperan lebih luas di tengah masyarakat," kata Pramono.
Menurutnya, peran mubalig tidak sebatas menyampaikan ceramah keagamaan, tetapi juga memperkuat persatuan, toleransi, dan kohesi sosial di tengah keberagaman masyarakat Jakarta.
"Peran mubalig tidak hanya menyampaikan ajaran agama, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebajikan, persatuan, toleransi, serta kohesi sosial di tengah masyarakat Jakarta yang majemuk," ujarnya.
Pramono berharap para lulusan PKM mampu menjadi agen pemersatu sekaligus berkontribusi menciptakan kehidupan yang harmonis di Ibu Kota.
Baca Juga: Presiden Prabowo: Indonesia Segera Miliki Motor Listrik Buatan Anak Bangsa
Sementara itu, Ketua Koordinasi Dakwah Islam (KODI) DKI Jakarta, Jamaluddin Faisal Hasyim, mengapresiasi kebijakan Gubernur yang membuka ruang pengabdian bagi alumni PKM di lingkungan Pemprov DKI.
"Alhamdulillah, Bapak Gubernur membuka ruang bagi alumni PKM KODI untuk berkiprah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Kami siap mendukung dan menyukseskan berbagai program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui dakwah dan pembinaan umat," kata Jamaluddin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








