Sinergi Pemerintah dan BUMN Jadi Kunci Sukses Program Kopdes Merah Putih

AKURAT.CO Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi menyebutkan bahwa program Kopdes/Kel Merah Putih bukan hanya milik Kementerian Koperasi, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh unsur pemerintah dan BUMN. Sinergi menjadi kekuatan utama untuk mencapai target besar ini.
Dalam kegiatan dialog percepatan pembentukan koperasi di Semarang, Selasa (6/5), Budi Arie menjelaskan bahwa Kemenkop telah menggandeng PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Pos Indonesia (Persero) untuk mendampingi kegiatan usaha Kopdes/Kel.
Keterlibatan BUMN, lanjut Menkop, diharapkan mampu memperkuat sistem pendampingan dan pembiayaan koperasi secara langsung.
"Kami ingin memastikan program ini berhasil dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Karenanya, semakin banyak yang terlibat, semakin besar pula peluang keberhasilan," kata Budi Arie.
Baca Juga: Mendes Minta Dana Kopdes Bisa Dialokasikan untuk Perbaikan Jalan Desa
Tak hanya BUMN, keterlibatan aktif dari pemerintah daerah juga dinilai penting. Salah satunya ditunjukkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, yang mengklaim 1.066 desa dan kelurahan di wilayahnya telah membentuk struktur Kopdes/Kel melalui Musyawarah Desa Khusus.
Senada dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menambahkan bahwa program ini bertujuan membangun ekosistem ekonomi desa yang kuat dan mandiri.
"Semua kementerian dan lembaga terkait harus mengoptimalkan perannya. Ini adalah fondasi untuk memperkuat ekonomi rakyat dari akar rumput," ujarnya.
Baca Juga: Dana Rp5 Miliar untuk Kopdes, Pemerintah Targetkan Tumpas Rentenir di Pedesaan
Pemerintah optimis, melalui pengelolaan koperasi yang profesional, transparan, dan akuntabel, program Kopdes/Kel Merah Putih akan menjadi alat strategis dalam mengentaskan kemiskinan desa dan mewujudkan keadilan ekonomi di seluruh penjuru negeri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









