Sambut World Environment Day, PT DPM Serahkan Bibit Kopi dan Kemiri ke Petani

AKURAT.CO Dalam rangka menyambut World Environment Day 2026 (Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan tema #NowforClimate, PT Dairi Prima Mineral (PTDPM) membagikan 1,400 bibit kemiri dan kopi untuk petani di kecamatan Silima Pungga-Pungga.
Selain pemberian bibit juga dilakukan penanaman pohon bersama di desa Longkotan, Kecamatan Silima Pungga Pungga.
Ini menunjukkan komitmen PT Dairi Prima Mineral dalam memberdayakan petani dan turut menjaga alam sekaligus meningkatkan perekonomian lokal Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.
Baca Juga: Lampung Kian Mengukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
Penyerahan bibit ini berlangsung di Kantor Kecamatan Silima Pungga Pungga serta dihadiri oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dairi, Camat Silima Pungga Pungga, Kades, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan perwakilan petani dari masing-masing desa.
Radianto Airifin, Chief Legal and External Relation & Officer PT Dairi Prima Mineral mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini menjadi momentum untuk melakukan aksi nyata dan merealisasikan komitmen perusahaan dalam menjalankan praktek pertambangan berkelanjutan sekaligus upaya menjaga kualitas lingkungan hidup di Dairi.
"Kegiatan pembagian bibit kemiri dan kopi bagi petani ini menunjukkan perhatian kami untuk ikut mendorong potensi ekonomi lokal," ujar Radianto.
Dalam melaksanakan kegiatan ini, perusahaan menggandeng organisasi pemuda yaitu Almas Lintang.
“Pelibatan organisasi pemuda ini menunjukkan semangat perusahaan untuk melakukan kolaborasi dan sinergi dengan setiap lapisan masyarakat di Dairi. Kami percaya dengan kerjasama yang baik akan dapat mewujudkan pembangunan Dairi yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, inisiatif lainnya dari program pengembangan dan pemberdayaan Masyarakat PT Dairi Prima Mineral dalam memajukan perekonomian berbasis potensi ekonomi lokal telah berjalan secara berkelanjutan.
Pada April lalu, PTDPM menginisiasi Demonstration Plot (Demplot) sebagai cikal bakal pionir budidaya ikan air tawar bagi warga Desa dekat tambang, sekaligus menggelar Pelatihan Budidaya Perikanan Air Tawar di Desa Polling Anak.
Sebanyak 13 pemilik kolam ikan mengikuti pelatihan intensif yang mencakup standarisasi kolam, pengujian pH air, pengelolaan pakan, serta praktik budidaya yang mengutamakan kualitas dan keberlanjutan.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha sekaligus menerapkan tata kelola budidaya yang lebih profesional.
Sejalan dengan upaya tersebut, PTDPM juga menjalankan berbagai program penguatan ekonomi lokal di sektor agribisnis.
Perusahaan telah merancang program untuk mengoptimalkan potensi unggulan wilayah operasinya yang dikenal sebagai sentra produksi kopi Robusta berkualitas tinggi, serta komoditas kakao dan durian.
Dalam pelaksanaannya, PTDPM bersinergi dengan Dinas Pertanian, PPL, pemerintah desa, serta kelompok tani untuk memberikan pelatihan teknis.
Implementasi program ini juga diwujudkan melalui peningkatan kapasitas pertanian di Sopogadong, yang diikuti oleh 47 petani terpilih dari total 200 kandidat program tahun 2026.
Radianto percaya dengan komitmen serta kerjasama yang erat dengan semua pemangku kepentingan akan dapat mewujudkan Kabupaten Dairi yang dapat membawa kebaikan bagi generasi yang akan datang.
"Selain itu, program yang kami jalankan ini menunjukkan bahwa pembangunan pertanian dapat berjalan beriringan dengan industri pertambangan," tutur Radianto
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






