Bawaslu Telisik Pelanggaran Pemilu Apdesi

AKURAT.CO Bawaslu bakal menelisik dugaan pelanggaran pemilu Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi). Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengaku telah menginstruksikan jajaran di DKI untuk menelusuri dugaan pelanggaran dalam acara Apdesi yang digelar di GBK, pada Minggu (19/11/2023).
Cawapres Gibran Rakabuming turut menghadiri acara yang digelar di GBK tersebut. Apdesi ditengarai mendukung kandidat capres tertentu pada Pilpres 2024, sehingga melanggar asas netralitas dan pelanggaran pemilu.
"Masih dalam kajian dan sudah kami teruskan ke Bawaslu DKI Jakarta untuk melakukan penelusuran terhadap kejadian di dalam acara silahturahmi," ujar Bagja, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (23/11/2023).
Baca Juga: Soal Adanya Teriakan Jokowi 3 Periode di Acara APDESI, Mendagri: Itu kan Spontan Saja
Menurutnya, dalam upaya mencari kepastian terkait dugaan pelanggaran dalam acara Apdesi, pihaknya mengerahkan jajaran di wilayah agar memaksimalkan kerja penelusuran.
"Panwas (panitia pengawas) di lapangan itu teman-teman panwascam (panitia pengawas kecamatan) dan kabupaten, yang ada di lapangan saat itu, yang ada di GBK saat itu pada saat acara," kata Bagja.
Dia menegaskan, UU Pemilu sudah menegaskan netralitas aparatur desa. Oleh karena itu semua kegiatan yang mengandung unsur dukung-mendukung harus diperhatikan agar tidak menyalahi aturan yang berlaku.
Baca Juga: Acara Perangkat Desa Hanya Silaturahmi, Bukan Dukungan Ke Prabowo-Gibran
"Kami minta untuk semua aparatur desa dan juga kepala desa harus mengerti apa yang dimaksudkan dalam UU pemerintahan desa UU pemilu," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






