Isu Stunting Jangan Dikerdilkan dengan Bagi-bagi Susu

AKURAT.CO Isu stunting harus disikapi serius, tidak dikerdilkan dengan program makan siang gratis dan bagi-bagi susu. Pengentasan stunting tanpa meningkatkan literasi gizi, sama saja pembodohan.
Aktivis Musdah Mulia menyayangkan isu stunting tidak dibahas menyeluruh, bahkan seolah muncul pada masa kampanye. Padahal, soal gizi, Indonesia termasuk yang terburuk pada skala Asia.
"Kita masih bicara pada masalah gizi buruk, Indonesia kan masuk negara yang paling buruk tingkat stunting nya di Asia, tetapi yang paling sedih bagi saya adalah solusi yang disampaikan itu bagi-bagi susu, bagi-bagi makanan. Itu kan enggak nyambung sama sekali," kata Musdah Mulia, dalam acara diskusi yang digelar di Jakarta, Jumat (22/12/2023).
Baca Juga: Peran Penting Remaja dalam Memutus Rantai Stunting
Musdah yang aktif dalam Komisi Kebudayaan, Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, menyebutkan, literasi gizi perlu digencarkan untuk mengatasi gizi buruk. Sementara program bagi-bagi makanan dan susu tak menyelesaikan persoalan yang substantif, tetapi meninabobokan masyarakat.
Selain literasi, masyarakat juga harus dipastikan mendapatkan akses layanan kesehatan. Tanpa adanya literasi gizi kepada publik dan pelayanan kesehatan, persoalan stunting diyakini bakal terus menghantui.
"Apa kita sudah punya akses layanan kesehatan yang cukup mudah, ini enggak pernah dibicarakan. Bagaimana anak-anak remaja putri kita, karena makanannya coba perhatikan, serba fast food, bagaimana nanti mereka menikah kemudian melahirkan," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








