Kenang Rizal Ramli, Luhut Binsar Akui Kerap Berdebat Kencang Dengan Kata-kata Aneh
Atikah Umiyani | 4 Januari 2024, 13:51 WIB

AKURAT.CO Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengenang sosok mendiang Rizal Ramli. Luhut menceritakan bagaimana awal mula mengenal Rizal Ramli hingga pada akhirnya sama-sama menjadi menteri di era Presiden Jokowi.
Luhut bercerita, dirinya sudah kenal sejak Rizal menyelesaikan sekolah doktoralnya di Boston University, Amerika Serikat. Perkenalan intensif baru terjadi sejak keduanya sama-sama menjadi anggota Kabinet Persatuan Nasional dalam pemerintahan Presiden RI ke-4, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
"Saat itu, Rizal ditunjuk sebagai Menko Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Ekuin) dan saya sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan," kata Luhut melalui instagram pribadinya, Kamis (4/1/2024).
Nasib kemudian mempertemukan Rizal dan Luhut kembali ketika di tahun 2015, yakni saat Rizal mendapat mandat dari Presiden Joko Widodo untuk menjadi Menko Kemaritiman dan Sumber Daya.
Saat itu, Luhut mengaku merasa senang karena bisa kembali menjadi satu tim dengan Rizal. Ia pun mengakui bahwa dirinya sering beradu argumen keras dengan Rizal, dan setelahnya kembali jadi sahabat.
"Kalau boleh jujur, saya dan Rizal memiliki karakter yang sama-sama terbuka. Karena itulah kami kerap berbeda pendapat dan berdebat kencang, tak jarang juga perdebatan itu dibumbui dengan kata-kata yang sedikit aneh. Tetapi jika rapat sudah selesai, kami kembali lagi menjadi sahabat karib," ujarnya.
"Saya kira persahabatan yang baik memang harus seperti itu, meski ada perbedaan pendapat di tengah-tengah kita, tak perlu lah saling bermusuhan," sambungnya.
Karenanya, Luhut pun mengaku sangat sedih ketika mendapat kabar duka tentang wafatnya Rizal. Ia pun memutuskan untuk langsung menuju kediaman Rizal selepas mendarat di Jakarta.
"Saat bertemu dengan anak-anak beliau, kesedihan saya semakin tak terbendung mengingat hubungan baik yang selama ini kami jalin, dan saya ingat hanya sempat bertemu satu kali dengan Rizal, yakni saat beliau hadir di acara ulang tahun saya ke-76 bulan September lalu," ucapnya.
Setelah itu, Luhut mengakui bahwa dirinya tak pernah bertemu lagi karena dirinya dan Rizal sama-sama dalam keadaan sakit dan harus menjalani perawatan dalam waktu yang cukup lama. Ia pun bersaksi bahwa Rizal adalah orang yang baik.
"Selamat jalan, sahabatku, Prof. Dr. Rizal Ramli, M.A. Saya bersaksi engkau adalah orang yang hebat, dan kami akan selalu merindukan keberanian dan konsistensi mu dalam memberikan masukan dan saran bagi pembangunan bangsa dan negara tercinta, Indonesia," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










