Daftar Korban Kecelakaan Bus di Tol Ngawi Membawa Rombongan Partai Hanura, 3 Orang Meninggal Dunia Diduga Kelalaian Sopir!

AKURAT.CO Usai kecelakaan maut bus pariwisata Trans Jaya, Minggu (5/2/2024), sejumlah daftar korban kecelakaan bus di Tol Ngawi mulai dapat diidentifikasi dan jadi pencarian masyarakat saat ini.
Daftar korban kecelakaan bus di Tol Ngawi itu membawa rombongan Partai Hanura dari Jakarta menuju Surabaya.
Hingga sekarang, daftar korban kecelakaan bus di Tol Ngawi diketahui ada 3 orang dinyatakan meninggal dunia dan korban lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan maut bus pariwisata Trans Jaya yang membawa rombongan Partai Hanura tersebut terjadi di ruas jalan Tol Ngawi-Solo, masuk Desa Pengkol, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Baca Juga: AHY Sampaikan Duka Cita atas Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali
Seluruh catatan daftar korban kecelakaan bus di Tol Ngawi segera dibawa ke RS Widodo, RSUD Dr. Soeroto Kabupaten Ngawi, dan RSUD Sragen untuk dilakukan perawatan dan pengobatan.
Kecelakaan bus pariwisata itu juga sudah dikonfirmasi oleh Argo Wiyono, Kapolres Ngawi. Namun sayangnya, penyebab kecelakaan belum diketahui secara pasti selain dugaan kesalahan manusia dari kelalaian sopir.
"Dugaan awal kelalaian sopir," kata Argo.
Mengutip berbagai sumber, Senin (5/2/2024), berikut ini daftar korban kecelakaan bus di Tol Ngawi yang membawa rombongan Partai Hanura, usai mengikuti kampanye calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 03 di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Daftar Korban Kecelakaan Bus di Tol Ngawi
1. Korban yang meninggal dunia
- Hadi Umar Farouq (21), Mojokerto, Jawa Timur
- Aditya Sapulete (38), Lamongan, Jawa Timur
- Chatur Phancoro (47), Sidoarjo, Jawa Timur
2. Korban yang mengalami luka-luka
- Heru Widodo (34), Mojokerto, Jawa Timur
- Riyadi (43), Surabaya, Jawa Timur
- Akhmad Khaeri (37), Tuban, Jawa Timur
- Noerali (54), Surabaya, Jawa Timur
- Nur Kholidi (37), Sidoarjo, Jawa Timur
- Iqbal Taurfikul Hakim (21), Surabaya, Jawa Timur
- Bilal (24), Surabaya, Jawa Timur
- Takat (43), Tuban, Jawa Timur
- Yudianto (51), Surabaya, Jawa Timur
- Ahmad Agus Suryono (38), Surabaya, Jawa Timur
- M Arief F (49), Surabaya, Jawa Timur
- Rudi Hariono (47), Surabaya, Jawa Timur
Baca Juga: Viral Detik-detik Kecelakaan Maut di Bogor Diduga Balapan Liar, Satu Orang Tewas
- Munandar Karyantoro (45), Sidoarjo, Jawa Timur
- Mohamad Arifin Romli (59), Surabaya, Jawa Timur
- Kadarusman (61), Surabaya, Jawa Timur
- Heru Prediyanto (34), Surabaya, Jawa Timur
- Supatmo (49), Mojokerto, Jawa Timur
- Karmijan (43), Jombang, Jawa Timur
- Josi Rahmadinata (27), Lamongan, Jawa Timur
- Sadikin (37), Rembang, Jawa Tengah
- Sahrul Efendi (23), Mojokerto, Jawa Timur
- Heri Prasetyo (30), Sidoarjo, Jawa Timur
- Bagas Rangga (18), Mojokerto, Jawa Timur
- M Heru Affendi (27), Mojokerto, Jawa Timur
- Ahmad Farid Affandi (20) Mojokerto, Jawa Timur
- Ibrohim (38), Surabaya, Jawa Timur
- Suparlan (37), Surabaya, Jawa Timur
Itulah daftar korban kecelakaan bus di Tol Ngawi yang diduga karena kelalaian sopir hingga terdapat korban jiwa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








