Sanksi Etik Hasyim Cs Tak Batalkan Status Cawapres Gibran

AKURAT.CO Status cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming tetap sah sekalipun Ketua KPU Hasyim Asy’ari Cs dikenakan sanksi oleh DKPP. Alasannya, sanksi yang dijatuhkan sebatas etik penyelenggara dan tak memengaruhi tahapan pemilu.
Ketua DKPP Heddy Lugito menegaskan putusan etik tidak membatalkan status cawapres Gibran. DKPP menjatuhkan sanksi karena KPU tidak mengikuti prosedur dengan berkonsultasi kepada DPR terlebih dulu menindaklanjuti putusan MK nomor 90.
"Enggak ada kaitannya dengan pencalonan juga, ini murni soal etik. Murni soal etik penyelenggara pemilu," kata Heddy, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (5/2/2024).
Baca Juga: Kembali Kena Sanksi Peringatan Terakhir, Hasyim Masih Tenang
Putusan etik yang dijatuhkan khusus kepada Hasyim bahkan tidak memengaruhi putusan sebelumnya, yang memberikan sanksi peringatan keras dan terakhir, karena beda perkara. Sebelumnya Hasyim dijatuhi sanksi etik terkait kasus “wanita emas” Hasnaeni.
"Yang dulu yang soal pengaduan lain ya berbeda," bebernya.
Kali ini Hasyim kembali dikenakan sanksi peringatan keras dan terakhir. Sedangkan komisioner lainnya yakni, Yulianto Sudrajat, August Mellaz, Betty Epsilon Idroos, Parsadaan Harahap, Idham Holik, dan M Afifuddin, diganjar sanksi peringatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








