Kabar Duka, Anggota KPPS Meninggal Dunia Bertambah Jadi 90 Orang
Citra Puspitaningrum | 23 Februari 2024, 20:46 WIB

AKURAT.CO Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali mengumumkan kabar duka ihwal jumlah anggota ad hoc KPPS meninggal dunia saat menjalankan tugas sebagai penyelenggara Pemilu 2024.
Ketua KPU, Hasyim Asy'ari, mengatakan, data terbaru didapat terkait jumlah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang gugur dalam menjalankan tugasnya.
"Hari ini data yang kami terima dari teman-teman KPU provinsi, kabupaten/kota, petugas TPS yang meninggal dunia ada 90 orang," katanya dalam jumpa pers di Gedkantor KPU RI, Jumat (23/2/2024).
Hasyim menerangkan, 90 anggota penyelenggara pemilu yang wafat dalam menjalankan tugasnya terdiri dari dua jenis pekerjaaan yakni anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan anggota ketertiban TPS atau Linmas.
"Anggota KPPS yang meninggal ada 60 orang dan anggota petugas ketertiban sebanyak 30 orang," pungkasnya.
Baca Juga: KPU Gagal Menjamin Keselamatan Petugas KPPS
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






