Ajak Cucu Jalan-jalan ke Candi Borobudur, Jokowi Singgung Pembatasan Jumlah Pengunjung

AKURAT.CO Dalam rangka memanfaatkan libur panjang Hari Raya Waisak, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak cucu-cucunya, Jan Etes Srinarendra dan La Lembah Manah, jalan-jalan ke Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Jokowi dan para cucu, bersama Gibran Rakabuming Raka beserta istrinya Selvi Ananda, menaiki bangunan candi. Sedangkan Ibu Negara Iriana Jokowi menunggu di halaman candi.
Jokowi beserta rombongan tiba di pelataran Candi Borobudur pukul 10:00 WIB dan turun dari Candi Borobudur pukul 10:30 WIB dan meninggalkan kawasan Candi Borobudur sekitar pukul 11:00 WIB.
Baca Juga: Momen Jokowi Ajak Jan Ethes Keliling Malioboro Naik Andong
Pemandu dari Museum dan Cagar Budaya, Warisan Dunia Borobudur, Hari Setyawan, yang mendampingi keluarga Jokowi naik ke bangunan candi menjelaskan Presiden Jokowi hanya naik sampai lantai tiga Candi Borobudur.
"Presiden beserta rombongan naik Candi dari pintu sebelah barat terus ke timur setengah lingkaran, kemudian melanjutkan naik candi dari pintu timur," katanya, Sabtu (25/5/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi sempat bertanya mengapa pengunjung naik ke atas candi dibatasi. Dia pun menjawab, pembatasan tersebut dilakukan untuk mencegah percepatan kerusakan dan pelabuhan Candi Borobudur.
"Beliau menyambut baik, memberi tanggapan positif terkait dengan pembatasan jumlah kunjungan karena mau tidak mau kalau kunjungan tidak dibatasi nanti akan mengakibatkan percepatan perusakan dan pelapukan Candi Borobudur," kata Heri.
Sementara itu kepada Gibran, dia memberi penjelasan bahwa Candi Borobudur adalah Candi warisan dunia bukan tujuh keajaiban dunia.
"Kalau waktu SD kita mendapat penjelasan bahwa Candi Borobudur merupakan peninggalan tujuh keajaiban dunia, ini suatu yang salah karena Borobudur itu adalah warisan budaya dunia," katanya.
Selama kunjungan, Presiden Jokowi juga berinteraksi dengan cucu-cucunya, mengajarkan mereka tentang sejarah dan pentingnya pelestarian situs bersejarah. Pertanyaan dari Jan Ethes tentang relief dan stupa, serta dialog pendidikan antara kakek dan cucu, menunjukkan momen edukatif yang berharga.
"Ini candi Buddha ya Mas Ethes? Kalau Candi Prambanan candi apa?" ujar Presiden Jokowi kepada Jan Ethes sebagaimana diceritakan Hari.
Usai turun dari bangunan Candi Borobudur, menuju parkir mobil presiden sempat melayani beberapa pengunjung candi yang minta berfoto bersama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







