Maung Pindad, Mobil Taktis Buatan Lokal yang Antarkan Bendera Pusaka dan Teks Proklamasi ke IKN

AKURAT.CO Maung Pindad dipilih menjadi kendaraan yang akan membawa replika Bendera Merah Putih dan Teks Proklamasi dari Monumen Nasional (Monas) menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
"Kurang lebih estimasi perjalanan 1 jam 15 menit dengan jarak tempuh kira-kira 14 KM," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, Sabtu (10/8/2024).
Yusuf mengatakan, pihaknya memilih kendaraan taktis maung pada kirab tahun 2024 karena ingin mengangkat buatan dalam negeri agar terekspos dunia. Diketahui, Maung Pindad merupakan salah satu inovasi terbaru dalam bidang pertahanan Tanah Air. Kendaraan taktis tempur itu menjadi bagian integral dari kekuatan militer Indonesia.
Baca Juga: Besok, Masyarakat Bisa Saksikan Kirab Bendera Pusaka dan Teks Proklamasi di Monas
Kegiatan ini, melibatkan sekitar 180 abang none dari DKI Jakarta, kemudian 122 purna Paskibraka provinsi DKI Jakarta, kemudian melibatkan dari siswa siswi IPDN maupun politeknik serta Pamong Praja.
"Kirab hari ini dipimpin oleh kasetpres. Jadi semua dilibatkan termasuk juga kesenian Juga kearifan lokal tentu akan kita angkat untuk mengiringi kirab duplikat bendera sang merah putih dan teks proklamasi," ujarnya.
Yusuf menuturkan, replika Bendera Merah Putih dan Teks Proklamaso baru pertama kali keluar dari Jakarta menuju ke Ibu Kota Baru, di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam, Kalimantan Timur.
Dia berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia, untuk mendoakan kegiatan tersebut berjalan dengan lancar sebagaimana harapan kita bersama.
"Karena ini juga adalah rangkaian dari kegiatan pagelaran peringatan HUT RI sehingga sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk sama-sama kita mensukseskan semua acara di bulan kemerdekaan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








