Bendera Pusaka dan Salinan Teks Proklamasi Kembali Disimpan di Monas

AKURAT.CO Bendera Pusaka Merah Putih dan Salinan Teks Proklamasi kembali disimpan di area cawan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, setelah digunakan untuk upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 RI di IKN Nusantara.
Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, dalam siaran langsung dari akun YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, tampak menerima penyerahan keduanya di Ruang Kemerdekaan Monas.
Ruang Kemerdekaan ini menyimpan simbol negara yaitu Sang Merah Putih dan Salinan Naskah Teks Proklamasi.
Baca Juga: Ada Kirab Pengembalian Bendera dari IKN, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas
Ruang mekanis di Ruang Kemerdekaan terbuat dari perunggu seberat empat ton yang dilapisi emas dan dihiasi ukiran bunga wijaya kusuma yang melambangkan keabadian, serta ukiran teratai yang melambangkan kesucian.
Pintu di ruangan itu juga dikenal sebagai Gerbang Kemerdekaan dan disana selalu diperdengarkan lagu Padamu Negeri dan suara Presiden RI pertama Soekarno yang membacakan teks Proklamasi.
Rombongan kirab duplikat Bendera Pusaka Merah Putih dan Naskah Teks Proklamasi tiba di kawasan itu sekitar pukul 16.15 dengan iring-iringan drumband TNI-Polri dan pasukan berkuda.
Kembalinya bendera pusaka dan naskah Proklamasi ke Monas ini dilakukan dalam rangkaian acara bulan kemerdekaan untuk memperingati HUT Ke-79 RI.
Selain itu, sesuai amanat Pasal 5 Undang-Undang 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, bendera pusaka disimpan dan dipelihara di Monumen Nasional Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








