Implementasi ERP-Odoo di SMK Satria Jakarta: Kolaborasi Universitas Mercu Buana untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

AKURAT.CO Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di SMK Satria Jakarta, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari Universitas Mercu Buana, yang terdiri dari Dr. Uly Amrina, ST. MM, Iwan Roswandi, S.Kom, MT, Dr. Winda Widyanti, SKM, MM, serta beberapa mahasiswa, bekerja sama dengan manajemen SMK Satria Jakarta.
Kerja sama ini diwakili oleh Kepala Sekolah, Kasiyat, MM, untuk menyelenggarakan serangkaian kegiatan guna memperkenalkan dan mengimplementasikan sistem informasi terintegrasi berbasis ERP-Odoo.
Program ini didanai oleh Hibah Dikti tahun 2024 dan bertujuan untuk memberikan siswa/i pengalaman praktikum yang lebih nyata dan relevan dengan kebutuhan industri, serta meningkatkan efisiensi dan kualitas pendidikan dalam bidang sistem informasi dan teknologi.
Baca Juga: Prabowo: Belajar Kepemimpinan Sejati dari Jokowi, Rival yang Jadi Guru
Program ini dilaksanakan dalam tiga tahap, dengan melibatkan manajemen sekolah, guru, dan siswa/i SMK Satria Jakarta:
1. Tahap Pertama: Seminar (25 Juli 2024)
Kegiatan dimulai dengan seminar yang dihadiri oleh manajemen, guru, dan siswa/i SMK Satria Jakarta. Seminar ini dirancang untuk mengenalkan pentingnya penerapan sistem ERP-Odoo dalam dunia pendidikan, terutama dalam mempersiapkan siswa/i menghadapi tantangan industri 4.0.
Materi yang disampaikan mencakup manfaat penerapan sistem ERP dalam dunia usaha dan industri, serta aplikasinya dalam pendidikan untuk mendukung kegiatan praktikum.
Peserta juga diperkenalkan dengan peran ERP dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional, yang menjadi modal penting bagi siswa/i saat memasuki dunia kerja.
Baca Juga: Kalahkan Real Valladolid 7-0, Barcelona Raih Kemenangan Terbesar Pasca Era Lionel Messi
2. Tahap Kedua: Pelatihan Guru (1 Agustus 2024)
Pelatihan ini bertujuan untuk membekali guru praktikum dengan pengetahuan dan keterampilan teknis dalam menggunakan ERP-Odoo, sehingga mereka dapat mengajarkannya kepada siswa/i secara efektif.
Dalam sesi ini, para guru mendapatkan pelatihan intensif mengenai fitur-fitur kunci dalam ERP-Odoo, teknik pengajaran yang efektif, serta strategi dalam mengatasi tantangan yang mungkin muncul selama pelaksanaan praktikum.
3. Tahap Ketiga: Pelatihan Siswa/i "Pilot Class" (15 Agustus 2024)
Program ini diakhiri dengan pelatihan untuk siswa/i, di mana guru yang telah dilatih mempraktikkan apa yang telah mereka pelajari dengan membimbing siswa/i dalam sesi praktikum menggunakan ERP-Odoo.
Tim pengabdian turut mendampingi dan mengawasi jalannya pelatihan untuk memastikan setiap proses berjalan sesuai dengan rencana dan tujuan.
Salah satu guru yang mengikuti pelatihan guru dan mengajarkannya kepada siswa dalam pelatihan ini memberikan opininya terhadap kegiatan tersebut.
“Pelatihan ini sangat mudah dimengerti oleh guru dan siswa yang sangat pemula dalam hal ini, pelatihan ini membantu guru dan siswa dalam proses bisnis hingga bisa membuat website sendiri," ungkap Fathur Rizqi, dikutip pada Minggu (1/9/2024).
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan SMK Satria Jakarta dapat mengimplementasikan ERP-Odoo secara optimal dalam kegiatan praktikum, memberikan pengalaman belajar yang relevan bagi siswa/i, serta memperkuat kerja sama antara dunia pendidikan dan industri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









