Profil Tosari Widjaja, Duta Besar RI untuk Maroko yang Tutup Usia di 84 Tahun

AKURAT.CO Duta Besar Republik Indonesia untuk Maroko, Tosari Widjaja, yang juga merupakan politisi senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP), meninggal dunia pada Kamis (19/9/2024) pukul 05.15 WIB.
Kabar duka ini datang setelah Tosari dirawat di sebuah rumah sakit dekat kediamannya.
Politikus berusia 84 tahun itu wafat meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta kalangan politisi yang mengenalnya.
Juru bicara Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPP, Donnie Tokan, mengonfirmasi kabar meninggalnya Tosari dan menyatakan bahwa partai kehilangan salah satu tokoh terpenting dalam sejarah PPP.
"PPP kehilangan seorang tokoh hebat yang telah banyak berjasa, tidak hanya untuk partai, tapi juga untuk bangsa dan negara," ujar Donnie dalam pesan tertulisnya, dikutip Sabtu (20/9/2024).
Menurutnya, Tosari dikenal sebagai figur yang santun dalam berpolitik, sehingga banyak kader partai yang menjadikannya sebagai panutan.
Ucapan duka cita juga datang dari Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi alias Awiek, yang turut mendoakan almarhum.
"Semoga almarhum khusnul khotimah, diampuni segala khilafnya, dilapangkan kuburnya, serta amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT. Keluarga yang ditinggalkan juga semoga diberi kesabaran dan keikhlasan," kata Awiek dalam keterangannya.
Baca Juga: Fakta Wijaya, Orang Indonesia Pertama yang Masuk Finalis Festival Film AI di New York
Tosari Widjaja memiliki perjalanan panjang dalam karier politiknya.
Selain dikenal sebagai politisi ulung di Partai Persatuan Pembangunan, Tosari pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI Bidang Ekonomi dan Keuangan pada periode 1999-2024.
Di kancah internasional, ia sempat diangkat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Maroko pada tahun 2010-2014, di mana perannya dalam mempererat hubungan diplomatik kedua negara mendapat apresiasi.
Dalam struktur partai, Tosari Widjaja pernah menduduki berbagai posisi strategis, mulai dari Sekretaris Jenderal DPP PPP, Ketua Dewan Pimpinan Pusat, hingga Ketua Dewan Penasehat PPP.
Di bawah kepemimpinannya, PPP berhasil melewati berbagai dinamika politik dan tetap eksis di panggung nasional.
Baca Juga: Kecewa dengan Belanda, Ian Maatsen Pertimbangkan Bela Timnas Indonesia bersama Mees Hilgers?
Tosari lahir di Probolinggo, Jawa Timur, pada 20 Agustus 1940. Ia meninggalkan istri, Julia Noor Soraya, serta dua putri dan empat putra.
Prosesi pemakaman almarhum Tosari Widjaja dijadwalkan berlangsung siang ini setelah salat zuhur di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, sebagai penghormatan terakhir kepada sosok yang telah berkontribusi besar bagi bangsa dan negara.
Rumah duka beralamat di Jalan Assofa IV, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, di mana para pelayat dan kerabat berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







