Bukan Hal Baru, Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD Tidak Perlu Ditentang

AKURAT.CO Persaudaraan 98 ikut bersuara usai banyak pihak yang menentang usulan Presiden Prabowo Subianto untuk mengubah sistem pemilihan kepala daerah lewat DPRD.
Menurut Bendahara Umum Persaudaraan 98, Roy Pohan, usulan tersebut bukanlah hal baru karena pernah diundangkan pada 2014 lalu.
Meski pada akhirnya implementasi aturan tersebut dibatalkan oleh perppu yang dikeluarkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Baca Juga: Baleg DPR Tunggu Langkah Pemerintah Soal Wacana Pilkada via DPRD
Oleh karena itu, Roy menilai, usulan tersebut semestinya tidak perlu dipertentangkan.
Justru lebih tepat jika usulan tersebut dibahas dan dikaji bersama.
"Kalau sekarang diwacanakan kembali dengan alasan yang disebutkan tadi kan untuk efisiensi anggaran dan lain-lain, saya pikir ini sebetulnya juga bukan sesuatu yang harus dipertentangkan," kata Roy kepada Akurat.co, Rabu (18/12/2024).
Baca Juga: Sekjen PAN Respons Positif Gagasan Prabowo Soal Alternatif Kepala Daerah Dipilih DPRD
"Tapi, sebagai suatu wacana yang digulirkan untuk dibahas bersama-sama, saya pikir tidak ada salahnya karena ini bukan barang baru," sambungnya.
Roy juga membantah ketika munculnya usulan pemilihan kepala daerah lewat DPRD dicap sebagai kemunduran demokrasi.
Ia justru punya pandangan yang sebaliknya.
Baca Juga: Kepala Daerah Dipilih Langsung DPRD Bisa Ciptakan Stabilitas Politik
"Orang kan boleh berpendapat. Kalau dari saya berpendapat, dengan dia melemparkan wacana untuk dibahas secara publik, itu sudah bentuk demokrasi," ucapnya.
Roy menilai, pemilihan kepala daerah lewat DPRD juga membawa dampak positif karena keterwakilan suara rakyat justru akan semakin kuat.
"Kalau bicara demokrasi, DPRD-nya sendiri kan sudah dipilih langsung oleh rakyat. Namanya fungsi DPRD atau pengertian DPRD sebagai perwakilan rakyat, tidak ada juga yang dikurangi. Ini justru memperkuat posisi DPRD sebagai perwakilan rakyat untuk mewakili rakyat yang memilihnya," jelasnya.
Baca Juga: Akademisi: Pilkada Melalui DPRD Bisa Hemat Biaya dan Kurangi Korupsi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






