Perubahan Sistem Pemilihan Sama Sekali Tidak Ganggu Hak Otonom Kepala Daerah

AKURAT.CO Persaudaraan 98 meyakini wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah oleh DPRD tidak akan menganggu tupoksi dari kepala daerah terpilih.
Sebab, yang diubah hanya mekanisme pemilihannya bukan, tupoksinya.
Sistem pemilihan kepala daerah lewat DPRD juga dinilai lebih baik karena pemerintah pusat akan lebih mudah dalam menyelaraskan berbagai kepentingannya di daerah.
Baca Juga: Bukan Hal Baru, Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD Tidak Perlu Ditentang
"Kepala daerah itu kan merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah pusat menjalankan programnya, dan wacana ini tidak juga mengganggu sifat otonom daerah itu. Ini kan mekanisme pemilihannya saja yang diwacanakan," kata Bendahara Umum Persaudaraan 98, Roy Pohan, kepada Akurat.co, Rabu (18/12/2024).
"Nah, apakah nanti misalnya (pemilihan lewat DPRD) itu terlaksana dan terpilih kepala daerah yang baru, tugasnya sebagai kepala daerah yang otonom kan tetap," sambungnya.
Di sisi lain, Roy menilai bahwa pemilihan kepala daerah lewat DPRD juga akan membawa dampak positif.
Baca Juga: Baleg DPR Tunggu Langkah Pemerintah Soal Wacana Pilkada via DPRD
Pasalnya, keterwakilan suara rakyat oleh DPRD justru akan semakin kuat.
Oleh karena itu, peran DPRD bakal semakin terlihat dalam menentukan arah kemajuan dan pembangunan di sebuah daerah.
"Kalau bicara demokrasi, DPRD-nya sendiri kan sudah dipilih langsung oleh rakyat, namanya fungsi DPRD atau pengertian DPRD sebagai perwakilan rakyat tidak ada juga yang dikurangi. Ini justru memperkuat posisi DPRD sebagai perwakilan rakyat untuk mewakili rakyat yang memilihnya," jelas Roy.
Baca Juga: Sekjen PAN Respons Positif Gagasan Prabowo Soal Alternatif Kepala Daerah Dipilih DPRD
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







