AKURAT.CO Umat Islam diajak agar menjadikan bulan Rajab sebagai momentum untuk refleksi diri.
Demikian disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Cholil Nafis, dalam Zikir Akbar Spesial Rajab dan Awal Tahun 2025 di Masjid Agung At Tin, Jakarta, Selasa (31/12/2024) malam.
"Coba kita koreksi diri kita. Kalau banyak dosa, maka kita banyak istighfar. Apakah kita sudah banyak istighfar. Rasulullah sehari semalam itu minimal 70 kali. Kita kadang lupa untuk istighfar, padahal Rasulullah diampuni tanpa istighfar," ujarnya.
Baca Juga: Tata Cara Sholat Sunnah Rajab, Lengkap Niat dan Waktu Pelaksanaan
Dalam kesempatan itu, Cholil mengajak seluruh jemaah untuk beristighfar bersama.
Ia juga mengingatkan bahwa Allah SWT tidak akan mengazab atau menghukum hamba-Nya selama hamba tersebut senantiasa beristighfar atau meminta ampunan.
"Jadi zikir dengan istighfar, zikir dengan baca-bacaan hamdalah. Zikir itu dapat menghindari kita dari azab Allah SWT," katanya.
Baca Juga: Bacaan Doa Awal Bulan Rajab dan Waktu Membacanya
Cholil mengingatkan bahwa azab yang dinilai sebagai hal-hal buruk hanya akan diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya yang terus berbuat maksiat.
Sedangkan, hal-hal buruk yang menimpa hamba Allah SWT yang taat merupakan ujian.
"Kalau kita ahli maksiat, itu bukan ujian, itu azab," ujarnya.
Dengan demikian, Cholil mengingatkan seluruh umat Islam di Indonesia untuk memanfaatkan momentum bulan Rajab sebagai waktu mengevaluasi diri.
Baca Juga: 5 Keutamaan Bulan Rajab yang Jarang Dibahas oleh Ulama dan Media Keislaman
Terkait dosa-dosa yang telah diperbuat dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
Rajab sendiri merupakan salah satu dari empat bulan dalam kalender Islam yang memiliki keistimewaan bagi umat muslim.
Bulan Rajab dianggap mulia dan dihormati karena nilai spiritualnya sangat tinggi.
Baca Juga: Lupa Niat Puasa Bulan Rajab Malam Hari, Bolehkah Diganti di Siang Hari?
Pada tahun 2025, tanggal 1 Januari bertepatan dengan 1 Rajab 1446 Hijriah.
Momen ini menjadi peluang bagi umat Islam untuk memulai tahun baru dengan memperbaiki diri serta meningkatkan kualitas ibadah.
Bulan Rajab dipandang sebagai waktu yang istimewa untuk meningkatkan ibadah.
Baca Juga: Puasa Sunnah Bulan Rajab 2025, Apakah Boleh Dilakukan Selama Setengah Hari Saja?
Salah satu ibadah yang disarankan adalah puasa sunah Rajab, yang memiliki beragam keutamaan dan menjadi sarana persiapan menuju Bulan Suci Ramadan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








