Tingkat Kepuasan Pemerintahan Prabowo-Gibran Tembus 80 Persen, Program Populis Jadi Kunci

AKURAT.CO Tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, mencapai angka 80,09 persen berdasarkan survei terbaru Litbang Kompas.
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, menilai capaian ini menunjukkan strategi pemerintah dalam menjalankan program populis berhasil menjaga kepercayaan masyarakat.
"Selama bantuan sosial (bansos), program makan siang bergizi, dan tunjangan-tunjangan lainnya tetap dilaksanakan, tingkat kepuasan publik bisa bertahan di angka tersebut. Bahkan, hingga lima tahun ke depan, jika pola ini konsisten, tingkat kepuasan akan tetap tinggi," ujar Ray dalam keterangannya, Sabtu (25/1/2024).
Baca Juga: PDIP Respons Survei Tingginya Kepuasan Publik terhadap Kinerja 100 Hari Pemerintahan Prabowo-Gibran
Namun menurutnya, fokus pada program populis ini membuat isu-isu penting lain seperti pemberantasan korupsi, reformasi institusi kepolisian, dan penegakan hukum yang adil cenderung terabaikan.
"Isu-isu utama bangsa seperti ini seolah tenggelam, karena tertutupi oleh capaian program populis yang dianggap lebih langsung dirasakan oleh masyarakat," tambahnya.
Dia menegaskan, keberhasilan pemerintah dalam mempertahankan tingkat kepuasan publik sangat bergantung pada kekuatan ekonomi negara untuk mendukung program-program populis tersebut.
"Inti dari semua ini adalah ketahanan ekonomi. Selama ekonomi mampu menopang, program-program populis ini akan terus menjadi andalan pemerintah," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








