Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Bengkayang Gandeng Pakar IPB, Prof. Ali Zum Mashar

AKURAT.CO, Kapolres Bengkayang, Polda Kalbar, AKBP Teguh Nugroho, S.H., S.I.K., M.I.K., mendampingi Prof. Dr. Ir. Ali Zum Mashar dalam kunjungan ke lahan jagung di Lanud Harry Hadisoemantri, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, pada Minggu (9/2/2025).
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung perkembangan lahan ketahanan pangan yang telah digarap di wilayah tersebut.
Baca Juga: Polisi Tangkap Penganiaya Jurnalis di Bengkayang
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ali memberikan penjelasan mengenai tata cara perawatan tanaman jagung agar tetap sehat dan produktif.
"Jika tanaman jagung terdampak spora atau jamur, diharapkan segera diberikan perawatan, seperti mencabut atau memotong bagian yang terdampak, agar tidak menyebar ke tanaman lainnya," ujar Prof. Ali.
Jika tidak ditangani dengan baik, spora akan berdampak negatif bagi pertumbuhan jagung.
"Jika spora atau jamur tidak ditangani secara benar, maka akan menyebabkan kerusakan pada tanaman jagung dan mengakibatkan pertumbuhan buah jagung menjadi tidak optimal," jelasnya
Sementara itu, Kapolres Bengkayang, AKBP Teguh Nugroho, menekankan pentingnya perawatan yang optimal agar hasil panen maksimal sesuai harapan.
"Saya berharap personel yang ditugaskan untuk merawat tanaman jagung ini dapat mengikuti instruksi dari Prof. Ali dan tim agar tanaman jagung yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik ," ungkap AKBP Teguh Nugroho.
Selain meninjau lahan, AKBP Teguh Nugroho Bengkayang dan Prof. Ali juga membahas strategi jangka panjang untuk meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut.
Upaya ini mencakup penerapan teknologi pertanian modern, pelatihan bagi petani, serta kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung sektor pertanian.
Baca Juga: Indonesia - Jepang Kerja Sama Energi hingga Ketahanan Pangan
Dengan kolaborasi yang dibangun dengan semua pihak, termasuk pakar dari IPB, Prof. Dr. Ir. Ali Zum Mashar diharapkan Kabupaten Bengkayang dapat menjadi pusat ketahanan pangan di Indonesia.
"Kami berharap Bengkayang dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal ketahanan pangan, khususnya dalam produksi jagung, sehingga dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan nasional," tutup Teguh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








