Akurat
Pemprov Sumsel

Presiden Prabowo Minta BRIN Perkuat Teknologi Agrinas untuk Tingkatkan Produksi Pangan

Atikah Umiyani | 25 November 2025, 08:57 WIB
Presiden Prabowo Minta BRIN Perkuat Teknologi Agrinas untuk Tingkatkan Produksi Pangan

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, dan Wakil Kepala BRIN, Amarulla Octavian, ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (24/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BRIN menyampaikan laporan sekaligus menerima arahan langsung Presiden Prabowo terkait masa depan riset dan inovasi nasional.

Arif mengatakan, dirinya bersama Wakil Kepala BRIN melaporkan langkah-langkah jangka pendek yang telah disiapkan untuk menata ulang organisasi dan memperkuat dukungan terhadap program prioritas pemerintah.

Baca Juga: Arahan Prabowo, Indonesia Mulai Siapkan Pasukan Perdamaian PBB

Presiden Prabowo menegaskan pentingnya peran BRIN sebagai lembaga riset dan inovasi nasional.

"Pak Presiden berpesan bahwa BRIN adalah sebuah institusi riset yang sangat penting buat bangsa ini dan diharapkan harus selalu memberi harapan baru dengan temuan-temuannya, dengan inovasi-inovasinya, agar berbagai masalah yang ada di bangsa ini bisa diselesaikan," jelas Arif usai pertemuan.

Dia mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo meminta BRIN memperkuat percepatan hilirisasi inovasi. Termasuk kolaborasi strategis dengan kementerian dan lembaga termasuk Danantara serta Agrinas.

Baca Juga: Akhir Pekan, Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Penertiban Kawasan Hutan dan Tambang Ilegal

Bahkan, Presiden Prabowo memberikan arahan khusus mengenai kemitraan strategis antara BRIN dan Agrinas.

"Agrinas adalah partner yang harus benar-benar menjadi mitra dalam hilirisasi, inovasi maupun riset. Sehingga Agrinas Palma, Agrinas Pangan, Agrinas Jaladri ini bisa mendapatkan teknologi terkini untuk meningkatkan produksi pangan. Karena bagi Bapak Presiden, masalah swasembada pangan itu sesuatu yang harus benar-benar diwujudkan," jelas Arif.

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa swasembada pangan harus diperluas, bukan hanya pada komoditas pangan seperti padi dan jagung.

Baca Juga: Utus Gibran ke KTT G20 Afrika Selatan, Prabowo Tunjukkan Pembagian Tugas yang Baik

Sebagai tindak lanjut, BRIN akan membentuk pusat penelitian baru untuk memperkuat produksi protein nasional.

"Insya Allah kami akan segera membentuk pusat penelitian perikanan tangkap untuk bisa menunjang target peningkatan produksi untuk protein ini," ucap Arif.

Selain sektor pangan, Presiden Prabowo juga menugaskan BRIN untuk mendukung berbagai industri strategis yang menyerap banyak tenaga kerja.

Baca Juga: Di Hambalang, Prabowo dan Dasco Diskusikan Berbagai Persoalan Hukum

Menurut Arif, Indonesia memiliki keunggulan kompetitif pada garmen dan sepatu, namun perlu memperkuat kemandirian di sektor elektronik.

Dalam kesempatan tersebut, Arif turut melaporkan kepada Presiden Prabowo bahwa BRIN telah menyiapkan sejumlah inovasi di sektor alutsista.

BRIN disebut akan memperluas kolaborasi dengan PT Dirgantara Indonesia, Pindad serta industri otomotif nasional.

Baca Juga: Bahlil Laporkan Kinerja PNBP, Lifting, dan Rencana Peresmian RDMP kepada Presiden Prabowo

"Saya kira Maung yang sudah diproduksi oleh Pindad ini terus akan diperkuat R&D-nya," kata Arif.

Dia menilai arahan Presiden Prabowo membuka momentum besar bagi konsolidasi riset nasional.

"Ini saya kira momentum yang sangat baik sekali untuk konsolidasi riset dan inovasi nasional. Agar ini bisa menjadi pilar bagi kemajuan ekonomi kita," jelasnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Beri Bantuan Becak Listrik Pakai Uang Pribadi, Target 10 Ribu Unit dalam Waktu Dekat

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK