Kemenhan Alami Efisiensi Anggaran Rp26,9 Triliun, Program Prioritas Tetap Berjalan

AKURAT.CO Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto, mengungkapkan, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengalami efisiensi anggaran sebesar Rp26,9 triliun.
Dalam rapat kerja (Raker) bersama Komisi I DPR di Gedung DPR/MPR RI, Donny menjelaskan bahwa pagu awal anggaran Kemenhan yang sebelumnya sebesar Rp166 triliun dikurangi menjadi Rp139 triliun.
Anggaran tersebut terbagi dalam tiga kategori utama, yakni belanja pegawai sebesar Rp54 triliun, belanja barang Rp37 triliun, dan belanja modal Rp46 triliun.
Ia menegaskan, efisiensi ini tidak hanya berlaku di Kemenhan tetapi juga di tubuh TNI. Kegiatan yang dianggap kurang penting, seperti seminar dan perjalanan dinas yang tidak mendesak, akan dipangkas demi optimalisasi anggaran.
Baca Juga: Hasil Playoff Liga Champions: Bayern Menang, Milan dan Atalanta Tumbang
“Efisiensi ini merupakan keputusan yang berlaku bagi semua kementerian dan lembaga. Jadi, kami laksanakan dengan menyesuaikan anggaran yang ada, baik di Kementerian Pertahanan maupun di TNI. Kami tetap prioritaskan kegiatan-kegiatan yang penting,” ujar Donny usai Raker bersama Komisi I, Kamis (13/2/2025).
Ia juga menyampaikan, dalam proses rekonstruksi anggaran ini, kepala staf angkatan diminta untuk melakukan penyisiran terhadap kegiatan yang tidak krusial, terutama dalam pemeliharaan infrastruktur dan alutsista.
Namun, proyek yang sudah masuk dalam kontrak, seperti pembangunan radar, tetap berjalan dan tidak akan terdampak efisiensi.
“Angka baru ini akan kami evaluasi kembali. Para kepala staf angkatan akan menyisir ulang kegiatan-kegiatan yang tidak mendesak. Namun, proyek yang telah dikontrak, seperti pembangunan radar, tetap berjalan sesuai rencana,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








