Video Monolog Wapres Gibran Viral, Cak Imin: Wajar Wapres Bicara seperti Itu

AKURAT.CO Rekaman video monolog Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka belakangan menjadi viral di media sosial.
Video yang diunggah Gibran dalam kanal Youtube pribadinya itu mengundang berbagai persepsi masyarakat, mulai dari yang positif sampai negatif.
Menanggapi itu, Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, memaklumi bahwa boleh saja masyarakat membentuk persepsi masing-masing.
"Itu anggapan kan boleh saja macam-macam kan. Kan maksudnya bukan," kata Cak Imin kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (23/4/2025).
Menurut Cak Imin, wajar apabila seorang Wapres menyampaikan pendapatnya di ruang publik.
Baca Juga: Bertemu Wakil PM Malaysia, Gibran Dorong Kerja Sama Industri Halal hingga Pembangunan Manusia
Selain tidak perlu dinilai ke arah yang negatif.
"Itu untuk apa namanya, semacam boleh saja, bukan boleh saja. Wajar saja Wapres berbicara itu, wajar saja. Biasa saja sih," tuturnya.
Namun, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu enggan menanggapi lebih jauh terkait banyaknya komentar negatif masyarakat terhadap unggahan pernyataan Gibran tersebut.
Diketahui, Gibran merilis dua video monolog di kanal Youtube dan akun Instagram pribadinya pada 19 dan 22 April 2025.
Video pertama berjudul "Generasi Muda, Bonus Demografi dan Masa Depan Indonesia" berdurasi sekitar 6 menit.
Baca Juga: Gibran: Paus Fransiskus Sosok Penuh Kasih dan Teguh Suarakan Nilai Kemanusiaan
Isinya membahas potensi bonus demografi Indonesia yang diperkirakan mencapai puncaknya pada tahun 2030-2045.
Gibran menekankan pentingnya peran generasi muda dalam memanfaatkan momentum tersebut untuk menghadapi tantangan global, seperti perang dagang, perubahan iklim dan ketidakpastian geopolitik.
Dalam video kedua, Gibran menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian Timnas Indonesia yang berhasil lolos ke Piala Dunia U-17. Menggambarkan semangat dan potensi anak-anak muda Indonesia di kancah dunia.
Video monolog Gibran kemudian menimbulkan banyak komentar miring dari masyarakat.
Bahkan, ada yang menganggap Gibran ingin tetap eksis di kancah politik nasional namun tidak mengerti caranya.
Baca Juga: Gibran Sampaikan Duka Mendalam Atas Meninggalnya Titiek Puspa: Beliau Inspirasi Lintas Generasi
Sebagian warganet menilai bahwa gaya penyampaian Gibran dalam video tersebut kurang natural dan terkesan dibuat-buat.
Selain itu, ada yang mempertanyakan substansi dari pesan yang disampaikan, menganggapnya terlalu umum dan tidak memberikan solusi konkret terhadap permasalahan yang diangkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








