Libur Sekolah Tiba, Kemenpar Keluarkan Surat Edaran untuk Wisata Aman dan Nyaman

AKURAT.CO Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, mengatakan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi musim libur sekolah agar berlangsung aman, nyaman, dan berkesan.
Untuk itu, dia mengeluarkan Surat Edaran (SE) Menteri Pariwisata Nomor SE/3/HK.01.03/MP/2025 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan pada Saat Libur Sekolah 2025. Hal ini juga selaras dengan upaya strategis Kemendagri dalam memperkuat ekonomi daerah dan semangat Asta Cita.
Dalam surat edaran tersebut, Kementerian Pariwisata mengimbau para pengelola destinasi wisata, pelaku usaha pariwisata, dan pemerintah daerah untuk mengambil berbagai langkah strategis.
Baca Juga: Libur Sekolah Tiba, Yuk Siapkan Liburan Berkesan untuk Anak, Cek Tipsnya di Sini
"Sebagaimana kita pahami bersama, periode libur sekolah atau kenaikan kelas merupakan salah satu momen utama peningkatan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi sektor pariwisata. Namun, intensitas pergerakan ini juga disertai dengan potensi risiko yang menuntut antisipasi yang matang dari kita semua," ungkapnya, Senin (23/6/2025).
Dalam rangka mitigasi risiko selama masa libur sekolah baik dari aspek keselamatan, potensi bencana, hingga kedisiplinan.
Pertama, Kemenpar mengimbau kepada pemerintah daerah untuk menerapkan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability) atau Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan.
Kedua, penerapan Standar Usaha Pariwisata Berbasis Risiko. Ketiga, berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk kelancaran berwisata.
Keempat, imbauan keamanan kepada destinasi yang berpotensi padat pengunjung. Kelima, aktivasi media sosial dan pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Keenam, penggunaan transportasi yang layak dan aman. Ketujuh, koordinasi penyediaan rest area bagi pengemudi di sekitar destinasi wisata.
"Sosialisasi hari ini, kami minta untuk menjadi langkah strategis bagi membangun kesadaran bersama akan pentingnya penerapan standar keselamatan dan kenyamanan di setiap destinasi wisata yang tentunya membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah," jelasnya.
Dia menegaskan, pentingnya memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan pariwisata berkelanjutan, terutama saat lonjakan mobilitas masyarakat seperti pada masa liburan sekolah.
Baca Juga: DPR Dorong Pemerintah Maksimalkan Libur Sekolah untuk Genjot Ekonomi
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, serta masyarakat adalah kunci untuk mewujudkan destinasi yang tertib, aman, dan ramah bagi semua kalangan, terutama keluarga dan anak.
"Mari kita semua bersiap secara terstruktur dan terukur menghadapi momen libur sekolah 2025 ini agar wisata yang berjalan menjadi aman, nyaman, dan berkesan," tegasnya.
Sebelumnya, sosialisasi ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2025 yang digelar secara hybrid dari Ruang Sidang Utama (RSU), Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (23/6/2025).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








