Kampanye Work From Mall Saat Nataru Tunjang Pariwisata Sambil Jaga Produktivitas

AKURAT.CO Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, mendukung kampanye Work From Mall (WFM) oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Kampanye ini diyakini akan menunjang pergerakan wisatawan pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Menurutnya, hal ini merupakan solusi strategis untuk mengombinasikan suasana libur Natal dan Tahun Baru dengan tetap menjaga produktivitas kerja secara profesional.
Selain itu, kampanye ini juga sejalan dengan program BINA Indonesia Great Sale 2025: Wisata Belanja di Indonesia, yang menawarkan beragam diskon menarik untuk meningkatkan minat wisata belanja masyarakat.
Baca Juga: Penumpang Angkutan Umum Periode Nataru Tembus 10 Juta Orang, Naik 4,85 Persen Dibanding Tahun Lalu
"Program yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 ini melibatkan 80 ribu gerai, 800 merek, dan lebih dari 400 pusat perbelanjaan di 24 provinsi dengan penawaran diskon 20–80 persen. Khusus bagi wisatawan mancanegara, disediakan pula fasilitas pengembalian pajak (tax refund) sebesar 11 persen," kata Widiyanti, dikutip Minggu (28/12/2025).
Dia menuturkan, sinergi antara produktivitas kerja dan momentum belanja nasional ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi pariwisata dan perdagangan.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan belanja masyarakat. Sebelumnya, pemerintah bersama industri juga menghadirkan program lain seperti Harbolnas dan Every Purchase is Cheap (EPIC).
Baca Juga: Libur Nataru, KA Petani dan Pedagang Tetap Jadi Andalan Ekonomi Rakyat
"Sampai akhir tahun kita targetkan sekitar Rp110 triliun dapat dibelanjakan," ujar Menko Airlangga.
Dia berharap program ini semakin meningkatkan daya tarik bagi wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara. Wisata belanja menjadi salah satu atraksi yang menarik ketika wisatawan datang ke Indonesia.
"Beberapa negara penyumbang wisatawan terbesar seperti Malaysia, banyak yang berbelanja di factory outlet. Wisata belanja seperti inilah yang akan terus kita dorong sehingga quality tourism juga meningkat," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







