Ketua RT Gen Z Tolak Amplop Dedi Mulyadi, Simbol Perlawanan Birokrasi Akar Rumput

AKURAT.CO Ketua RT Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, Sahdan Arya Maulana, sempat viral karena aksi gotong royong perbaikan jalan rusak. Tak hanya itu, ketuaRT berusia 19 tahun ini kembali viral setelah menolak amplop dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi bertemu dengan Sahdan belum lama ini. Pertemuan ini terungkap lewat akun media sosial KDM. Sahdan juga membenarkan pertemuan tersebut dan mengaku diundang oleh Dedi Mulyadi.
Namun, kejutan terjadi saat Dedi memberikan amplop berisi uang kepada Arya dan para pengurus RT. Tindakan ini sontak menjadi sorotan, memunculkan perdebatan etik, administrasi, bahkan politis.
Baca Juga: Agama Dedi Mulyadi, Profil Lengkap dan Kiprahnya Sebagai Gubernur Jawa Barat 2025
"Penolakan itu bukan semata soal uang, tapi pesan moral kepemimpinan akar rumput tidak untuk diperjualbelikan," kata pengamat kebijakan publik Sugiyanto (SGY) saat dihubungi, Kamis (17/7/2025).
Dia mengapresiasi langkah tegas Arya, serta kecepatan Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, dalam memberikan penghargaan resmi yang sah. Dia juga menyoroti potensi pelanggaran norma administrasi.
"Dedi Mulyadi bukan pejabat Jakarta. Memberikan bantuan langsung lintas yurisdiksi tanpa koordinasi resmi sangat tidak etis, dan bisa mencederai kewibawaan Pemprov Jakarta," jelasnya.
Baca Juga: Profil dan Agama Dedi Mulyadi: Cek Perjalanan Karier Gubernur Jawa Barat!
Terlebih lagi, struktur RT berada langsung di bawah Gubernur Jakarta Pramono Anung, yang hingga saat ini belum memberikan tanggapan langsung karena sedang menjalankan tugas luar negeri. Namun, apresiasi dari Wali Kota Hendra Hidayat dinilai telah mewakili sikap Pemprov Jakarta.
Penolakan amplop oleh Arya tidak hanya menegaskan integritas pribadi, tetapi juga menjadi simbol perlawanan terhadap politisasi birokrasi akar rumput.
"Bila bantuan itu diterima, citra positif Arya bisa runtuh, dan publik akan mempertanyakan motivasi di balik aksinya," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








