Penulisan Ulang Sejarah Libatkan Panitia di Seluruh Daerah, Ditargetkan Rampung 17 Agustus

AKURAT.CO Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mengatakan proses penulisan ulang sejarah nasional ditargetkan rampung menjelang 17 Agustus 2025, dengan tahapan uji publik akan segera dimulai di berbagai daerah.
"Ya itu namanya kan target. Jadi kita harapkan ini bagian dari deadline untuk internal lah. Nanti kan kita lihat sampai sejauh mana kesiapannya dari tim sejarawan yang menulis dan juga ada proses editing," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/7/2025).
Baca Juga: Blunder Fadli Zon soal Tragedi Pemerkosaan 1998, DPR Siap Koreksi Proyek Penulisan Ulang Sejarah
Dia menambahkan, uji publik terhadap draft sejarah baru tersebut akan melibatkan wilayah-wilayah yang mewakili Indonesia secara geografis.
"Saya enggak tahu persisnya gitu ya, mungkin ada panitianya. Tapi di beberapa tempat lah mewakili Indonesia Barat, Indonesia Tengah, Timur, enggak ada yang kita rahasiakan, kita bisa perdebatkan," ujarnya.
Ketika ditanya soal kemungkinan mundurnya peluncuran dari target awal, Fadli tidak menutup kemungkinan tersebut, tetapi tetap berharap penyelesaian dilakukan dalam momentum kemerdekaan RI.
"Ya itu kan saya ancer-ancer saja 17 Agustus. Kira-kira ini kan hari kemerdekaan, jadi ada ulang tahun kemerdekaan, pokoknya kita harapkan ini dalam rangka 80 tahun Indonesia merdeka," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






