Fadli Zon Resmikan Museum Kartini, Wisata Sejarah dan Pusat Edukasi Tentang Emansipasi Wanita

AKURAT.CO Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, meresmikan Museum Kartini di Jepara, Jawa Tengah sebagai pusat edukasi, destinasi wisata sejarah, dan ruang budaya yang menghidupkan semangat Kartini.
"Museum Kartini tidak hanya menjadi ruang sejarah, tetapi dapat menjadi destinasi edukasi dan kegiatan budaya bagi masyarakat," kata Fadli Zon dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu (16/11/2025).
Dia menilai, tata pamer dan alur cerita (storyline) museum sudah tersusun dengan sangat baik. Terdapat sentuhan digital dan imersif, serta fasilitasi kegiatan budaya dan edukasi dalam museum tersebut.
Baca Juga: Perempuan 38 Tahun Dijerat Kasus Pencurian Perhiasan €88 Juta di Museum Louvre Paris
Penambahan elemen digital seperti imersif atau cuplikan dokumenter, akan semakin memperkaya pengalaman pengunjung dan menghadirkan cara belajar yang lebih interaktif.
Dia berharap, museum ini juga bisa menjadi destinasi wisata, edukasi untuk anak-anak, sekaligus mesin ekonomi budaya melalui merchandise dan kreativitas lokal.
Tak hanya itu, Fadli Zon juga menyoroti nilai-nilai inspiratif RA Kartini yang relevan bagi generasi baru, termasuk generasi milenial dan Gen Z. "Kartini, walaupun usianya pendek, hanya 25 tahun, tapi banyak menginspirasi terutama kaum perempuan untuk mendapatkan hak-hak, posisi, dan pendidikan," ujarnya.
Menurutnya, transformasi rumah dinas Bupati Jepara atau Pendopo Kabupaten menjadi Museum Kartini merupakan langkah konkret untuk memajukan kebudayaan nasional.
Baca Juga: Lebih dari 1.000 Koleksi Museum di California Dicuri, Polisi dan FBI Lakukan Penyelidikan
Dengan hadirnya Museum Kartini di Pendopo Kabupaten Jepara, diharapkan bisa menjadi destinasi unggulan bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Sekaligus menjadi ruang inspirasi bagi generasi muda, untuk mengenal dan meneladani semangat emansipasi serta nilai-nilai perjuangan RA Kartini.
Museum ini diharapkan tidak hanya melestarikan sejarah, tetapi juga menggerakkan ekonomi budaya melalui kolaborasi dengan seniman lokal, produk kreatif, dan kegiatan edukatif yang interaktif, menjadikannya salah satu mesin penggerak kebudayaan dan kreativitas di Indonesia.
"Yang tadinya ini rumah, kini menjadi Museum Kartini. Ini adalah sebuah komitmen memajukan kebudayaan nasional kita," pungkas Fadli Zon.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








