Judi Online Picu Depresi hingga Bunuh Diri, PPATK: Masyarakat Jangan Diam

AKURAT.CO Kecanduan judi online (judol) menjadi ancaman serius yang memicu frustrasi, depresi, bahkan bunuh diri. Fenomena ini tak hanya menjerat orang dewasa, tetapi juga remaja dan anak-anak yang tergoda permainan atau promosi berkedok judi di media sosial.
Data PPATK kuartal I 2025 menunjukkan, pemain berusia 10–16 tahun menyetor lebih dari Rp2,2 miliar, usia 17–19 tahun Rp47,9 miliar, dan tertinggi usia 31–40 tahun mencapai Rp2,5 triliun. Sebanyak 71,6% pelaku berpenghasilan di bawah Rp5 juta dan memiliki pinjaman non-bank. Dampak sosialnya meliputi konflik rumah tangga, prostitusi, hingga jeratan pinjaman online.
Di balik layar, sistem judi online memang dirancang untuk membuat pemain kalah. Kerugian materi sering diikuti lingkaran kecanduan, stres, tindakan kriminal, bahkan bunuh diri. Banyak kasus bermula dari “sekadar coba-coba” yang berujung pada masalah besar.
PPATK menegaskan perlunya sinergi penegak hukum, regulator, sektor keuangan, dan industri teknologi untuk memberantas jaringan judi online dan pencucian uang digital hingga ke bandar.
“Kita tidak akan membiarkan dampak sosial dari judol ini terjadi. Nyawa yang hilang, konflik rumah tangga, usaha bangkrut, terjerat pinjaman, putus sekolah dll. Negara memperkuat perlindungan dengan menjaga rekening-rekening nasabah bank agar tidak disalahgunakan oleh pelaku pidana. Rekening 100% aman dan bisa dipergunakan kembali,” kata Ivan Yustiavandana, Kepala PPATK, melalui akun resmi Instagram @ppatk_indonesia, Kamis (31/7).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








