Cak Imin Target Sekolah Rakyat Bisa Menjangkau 27 Juta Masyarakat Miskin di Indonesia

AKURAT.CO Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menyatakan Sekolah Rakyat adalah program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang berperan signifikan dalam upaya pengentasan kemiskinan.
Ketua Umum PKB yang akrab disapa Cak Imin mengatakan, sebanyak 3 juta masyarakat miskin ekstrem akan tertangani melalui program pengentasan kemiskinan yang berbasis pada upaya pemberdayaan ini.
Sebab, program Sekolah Rakyat yang tengah berjalan menyasar pada siswa yang berasal dari keluarga miskin ekstrem berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Baca Juga: Prabowo: Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Bangsa, yang Tadinya Risau Kini Jadi Cerah
"Sekolah Rakyat akan berdampak kepada 3 juta orang miskin yang akan tertangani dengan sungguh-sungguh," kata Cak Imin dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/8/2025).
Dia menuturkan, pertambahan jumlah Sekolah Rakyat ke depan juga akan membawa dampak kepada 27 juta masyarakat miskin di Tanah Air. Oleh karena itu, dia berharap para tenaga pengajar Sekolah Rakyat bersungguh-sungguh dalam mengajar para siswa secara akademis dan karakter.
"Ini modal amat sangat besar untuk investasi Indonesia berjangka 15-20 tahun yang akan datang," ujar dia.
Baca Juga: Prabowo Realisasikan 100 Sekolah Rakyat dalam Lima Bulan, Target Tahun Depan Lebih Banyak Lagi
Sesuai Inpres Nomor 8 Tahun 2025, Cak Imin diamanahkan oleh Presiden Prabowo untuk mengkoordinasikan 47 Kementerian dan Lembaga terkait untuk mensukseskan Sekolah Rakyat.
"Sekolah Rakyat juga akan menjadi rumah pemberdayaan bagi anak-anak dari keluarga miskin demi menciptakan sumber daya manusia yang berdaya dan mandiri," tandasnya.
Adapun program Sekolah Rakyat ini turut menjadi salah satu upaya memutus rantai kemiskinan, dengan memberikan pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga miskin.
Dengan program Sekolah Rakyat, beban pengeluaran keluarga miskin untuk pendidikan tidak hanya berkurang tapi juga masa depan anak-anak mereka akan lebih baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








