KSPI Bakal Kirim Perwakilan Buruh Bertemu DPR, Sumbang Pendapat untuk Penyusunan Regulasi

AKURAT.CO Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang juga Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menekankan bahwa pihaknya tidak mencanangkan untuk bertemu perwakilan dari DPR RI. Namun, jika ada pun pihaknya tidak akan menolak.
"Pertemuan dengan DPR RI tidak kita canangkan. Walaupun kita kalau diadakan pertemuan itu tidak menolak," ujar dia saat ditemui di depan Gedung DPR RI bersama para buruh, Kamis (28/8/2025),
Menurutnya, aksi yang dilakukan hari ini ialah untuk menyampaikan aspirasi dan pendapat. Karena itu, dia pun tak mengharuskan untuk ada pertemuan dengan perwakilan dari DPR.
Baca Juga: Sebanyak 74 Elemen Buruh Ikuti Aksi di DPR, Singgung Kesenjangan Gaji DPR dan Buruh
Untuk itu, Iqbal menyatakan telah menyiapkan strategi melalui sumbang pendapat dalam rancangan regulasi ke depannya.
"Setelah ini kami mengundangkan strategi konsep, lobby aksi. Konsep sudah kita siapkan terhadap beberapa rancangan undang-undang. Termasuk sistem pengupahan. Kemudian lobby kita akan lakukan nanti setelah ini," jelas dia.
Pihaknya juga akan mengirimkan perwakilan untuk bertemu DPR, untuk melakukan lobby tersebut. Namun jika hal tersebut tidak berhasil, maka pihaknya akan melakukan aksi nasional yang lebih besar kembali.
"Kita akan kirim perwakilan. Mungkin seminggu kemudian. Mungkin 10 hari kemudian. Kita ketemu dengan DPR. Kalau DPR enggak mau ya aksi lagi. Kalau DPR RI enggak mau ya mogok nasional lah," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







