PCO Tegaskan: Polisi yang Naik Pangkat Adalah Korban Anarki, Bukan Musuh Demonstran

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada anggota Polri yang terluka saat mengamankan aksi demonstrasi yang berujung ricuh.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, menegaskan bahwa aparat kepolisian yang menjadi korban adalah mereka yang tengah menjalankan tugas negara menjaga ketertiban umum.
“Polisi yang menjadi korban kemarin adalah korban tindakan anarki yang dilakukan oleh pelaku penyusup. Mereka tidak sedang berhadapan dengan demonstran yang menyampaikan aspirasi, melainkan dengan pelaku anarki,” ujar Hasan di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (2/9/2025).
Hasan menjelaskan, aparat di lapangan menghadapi serangan dengan bom molotov, pembakaran, hingga tindak kekerasan lainnya.
“Jadi, mereka adalah aparat negara yang menjadi korban tindakan anarki. Mereka bertugas menegakkan ketertiban umum, bukan menghadapi masyarakat yang menyampaikan aspirasi,” tegasnya.
Hasan menambahkan, Presiden Prabowo berulang kali menegaskan bahwa pemerintah tidak keberatan jika masyarakat menyampaikan aspirasi, termasuk melalui demonstrasi, karena itu dijamin oleh konstitusi.
Baca Juga: Israel Tolak Tuduhan Genosida di Gaza dari Asosiasi Cendekiawan Genosida
“Namun, pemerintah akan bertindak tegas bila ada pihak yang merusak fasilitas publik, menyerang gedung pemerintahan, atau melakukan penjarahan. Itu bukan aspirasi, melainkan tindakan kriminal dan anarki,” ucapnya.
Menurutnya, perlu dibedakan antara demonstrasi damai dengan aksi anarkis.
“Demonstran biasanya membubarkan diri dengan tertib pada sore hari. Tapi kalau ada pihak yang menyerang polisi pada malam hari, membakar halte atau gedung pemerintah, itulah pelaku anarki yang harus ditindak tegas,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








