Kementerian ATR Diminta Segera Buat Satu Peta Selesaikan Konflik Agraria

AKURAT.CO DPR RI menerima audiensi perwakilan tani dari Konsorsium Pembaharuan Agraria (KPA) dan aliansi tani lainnya, bersama dengan para menteri seperti Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, dan Menteri Desa Yandri Susanto.
Pertemuan ini membahas konflik agraria yang terjadi di akar rumput yang belum terselesaikan oleh negara.
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Muhammad Qodari, mengusulkan untuk pembuatan satu peta yang nantinya akan dipergunakan untuk menyelesaikan permasalahan. Sebab, semua sengketa yang terjadi disebebkan karena perbedaan persepsi mengenai batas-batas lahan.
Baca Juga: DPR Akan Bentuk Pansus Penyelesaian Konflik Agraria, Disahkan Awal Oktober 2025
"Karena semua sengketa itu untuk sebagian disebabkan perbedaan persepsi mengenai batas-batas lahan jadi. Saya mengusulkan agar ada upaya untuk bisa mempercepat penyelesaian peta," kata Qodari, di Gedung DPR RI, Rabu (24/9/2025).
Dia pun meyakini jika peta ini tidak dibuat, maka permasalahan agraria tidaklah dapat terselesaikan. "Karena kita membuat aturan dan manajemen sebaik apapun tapi kalau nanti di lapangan ada perbedaan soal peta soal batas tanah pak ini masalah nanti nggak selesai-selesai pak," tambahnya.
Selian itu, dia juga mengusulkan untuk segera dibuatkan pembenahan tata ruang secara menyeluruh. Menurutnya, pembuatan satu peta ini dinilainya bukan hanya untuk melihat permasalahan petani, melainkan semua aspek kehidupan yang berkiatan dengan tanah.
Dia pun meminta kepada kementerian untuk ATR/BPN untuk membuat badan tersendiri untuk dapat menyelesaikan satu peta tersebut. "Jadi usulan agar kita bisa memperkuat Pak Menteri ATR supaya peta yang akurat ini bisa diselesaikan pak," pintanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






